CROISSANT merupakan salah satu makanan khas Prancis yang berbentuk seperti bulan sabit. Dinamakan croissant karena memang bentuknya yang menyerupai bulan sabit.
Pastry ini memang sangat populer, bukan hanya di Prancis tapi juga di seluruh dunia. Orang Prancis pun suka mencelupkan Croissant ke dalam kopi ketika memakannya.
Tapi, Pakar Etika William Hanson menyoroti cara makan croissant orang Prancis yang dianggap tidak dapat diterima di Inggris. Dalam sebuah video, William Hanson menjelaskan secara singkat cara menyantap croissant yang benar.
Tentunya, aturan pertama adalah tidak mencelupkan pada kopi atau minuman apapun. "Anda tidak mencelupkan croissant ke dalam kopi," katanya, dikutip dari Dailymail.
Kepada Mail Online Travel, William mengatakan masyarakat kelas apapun di Inggris berusaha tidak mencelupkan makanan ke dalam minuman. William menambahkan, jika ingin 'merendam' croissant ke dalam kopi, mungkin sebaiknya dilakukan saat berada dalam rumah saja.
Selanjutnya, William Hanson juga tidak menyarankan penggunaan mentega pada croissant. Pasalnya, croissant sendiri sudah mengandung mentega.
Kemudian, Anda tidak perlu memotong croissant menggunakan pisau. Cukup menaruh selai di atas piring, lalu menyobek croissant menjadi bagian kecil, dan oleskan selai pada croissant memakai pisau.
"Ingat untuk mengoleskan di atas piring, dan bukan di udara (mengangkat potongan croissant terlebih dahulu)," ujar William.
Adapun Prancis mungkin rumah bagi croissant yang menyajikan aneka rasa manis. Misalnya saja selai stroberi, raspberry, hingga coklat yang digemari anak-anak. Tapi, ahli etiket William Hanson menilai, croissant klasik dengan olesan selai masih jadi yang terbaik.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.