Meskipun memiliki label obat rematik, namun dia memastikan bahwa obat herbal tersebut justru berisi oplosan anti nyeri dan anti inflamasi toxic dose.
“Baru selesai operasi lambung kemarin. Biasanya dilabel obat rematik. Isinya oplosan anti nyeri dan anti inflamasi toxic dose,” katanya.
Dalam foto yang diunggah dr. Fanny, obat herbal tersebut yakni bernama Tong Mai yang tampak dijual bebas di beberapa platform belanja online. Obat tersebut tampak memiliki kemasan botol kecil berwarna hitam yang dikemas dengan label bertuliskan bahasa Tiongkok.
Cuitan yang dibagikan dr. Fanny itu lantas membuat netizen khawatir. Pasalnya, memang banyak obat herbal China yang beredar di pasaran yang tidak jelas kandungannya bahkan masih belum mengantongi izin BPOM.
“buat penggantinya yang lebih aman dan udah BPOM apa ya dok? ibu saya minum ini soalnya,” tulis @plu******
“Produk herbal juga udah banyak yang berijin BPOM. Dicek ada ijin atau ngga,” tulis dr. Fanny.
“Ya ampunnnn ngeri banget ya. Kok bisa sih lolos di pasaran yg ginian yah,” tulis @ai******
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.