KARENINA Anderson seorang model jadul yang pernah eksis di era 90-an harus berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, dia ditangkap di kediamannya diduga gegara kasus narkoba.
Karenina ditangkap polisi karena narkoba dengan bukti kepemilikan ganja seberat 4,1 gram. Hingga berita ini diturunkan tidak diketahui motivasi model bernama lengkap Karenina Anderson itu mengonsumsi ganja.

Tidak bisa dipungkiri saat ini banyak orang mengonsumsi ganja untuk berbagai kepentingan mulai dari rekreasional dan medis. Beberapa negara seperti Thailand dan Belanda melegalkan ganja untuk rekreasi.
Negara-negara lain seperti Prancis dan Italia malah melegalkan penggunaan ganja untuk kebutuhan medis. Indonesia berbeda karena mengategorikan ganja sebagai narkotika golongan I berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jadi penggunaan ganja untuk rekreasional dan medis tidak dapat dibenarkan di Tanah Air.
Dalam perspektif medis, saat ini banyak orang menggunakan ganja untuk mengurangi rasa sakit. Hal itu dikuatkan oleh survei yang dilakukan di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
Menurut Livescience dari survei itu sebanyak 17-30 persen responden menggunakan ganja untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu sebanyak 17 persen peserta malah mendapatkan resep medis berupa ganja untuk mengatasi penyakit yang mereka derita.
"Hanya saja studi yang terdapat dalam Journal of American Medical Association menunjukkan penggunaan ganja untuk kepentingan medis justru bersifat sugesti karena tidak lebih baik dibanding dengan obat semu atau plasebo yang kami coba," dikutip Live Science, Rabu (2/8/2023) ini.
Hal itu mereka dapatkan setelah membandingkan antara penggunaan ganja dengan plasebo dalam membantu 1.500 pasien yang mengalami rasa nyeri yang hebat. Dari situ mereka membandingkan perubahan intensitas nyeri sebelum dan sesudah penggunaan ganja dan plasebo.
Dalam penelitian itu juga diketahui kondisi nyeri yang dialami ribuan pasien itu juga berbeda-beda. Ada yang nyeri neuropatik karena disebab kerusakan saraf dan ada juga nyeri yang dikarenakan mengalami Multiple Sclerosis.
BACA JUGA:
Ganja yang digunakan dalam penelitian tersebut juga datang dalam berbagai bentuk. Ada THC, CBD, dan ganja sintetis seperti nabilone. Sementara plasebo hanyalah obat kosong yang sama sekali tidak punyamanfaat apa pun.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengurangan nyeri yang dirasakan oleh penderita setelah menggunakan ganja justru bersifat subjektif. Efek yang dirasakan sangat tergangung pada masing-masing orang.
BACA JUGA:
"Penelitian juga menemukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara ganja dan plasebo untuk mengurangi rasa sakit," tulis laporan yang juga pernah didokumentasikan oleh The Conversation itu.