Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Kasus Justyn Vicky, Bahaya Deadlifting yang Tidak Tepat! Turun Berok Hingga Meninggal Dunia

Syifa Fauziah , Jurnalis-Senin, 24 Juli 2023 |16:34 WIB
Belajar dari Kasus Justyn Vicky, Bahaya Deadlifting yang Tidak Tepat! Turun Berok Hingga Meninggal Dunia
Justyn Vicky (Foto: Inst)
A
A
A

Kepala dan Konsultan Senior Departemen Bedah Umum di Singapore General Hospital (SGH), anggota grup SingHealth, Prof Wong Wai Keong menjelaskan olahraga angkat beban bisa menyebabkan hernia inguinalis dan hernia olahraga yang keduanya memiliki kondisi berbeda.

“Hernia inguinalis menyebabkan adanya benjolan di dinding perut karena usus yang menonjol. Sementara itu, dalam kasus hernia olahraga, usus tidak terlibat sama sekali,” jelas Prof Wong Wai Keong, seperti dikutip dari healthxchange.sg.

Prof Wong menjelaskan hernia atau turun berok saat olahraga terjadi karena cedera pada otot, tendon, atau ligamen di selangkangan. Gerakan memutar dan memutar tubuh yang cepat dan perubahan arah yang tiba-tiba dapat menyebabkan ketegangan, atau robekan, pada otot dan jaringan lunak. Gejala utama hernia olahraga adalah nyeri pada pangkal paha.

"Anda kemungkinan besar akan mengalami nyeri hebat di area selangkangan pada saat cedera. Rasa sakit biasanya membaik dengan istirahat, tetapi kembali lagi saat Anda melanjutkan aktivitas tersebut. Nyeri pangkal paha bisa meluas ke area genital. Area selangkangan mungkin juga terasa lembut saat disentuh," paparnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement