UPAYA mencari obat penyembuh HIV semakin menggembirakan. Baru-baru ini seorang pasien dengan kode "Pasien Jenewa" berhasil sembuh dari virus HIV.
Pria tersebut merupakan orang keenam yang akhirnya sembuh dari HIV. Menariknya, pria tersebut justru menjalani metoda penyembuhan yang jauh berbeda dibanding lima orang sebelumnya.

Pasien dari Jenewa disebutkan Euronews mendapatkan upaya penyembuhan melalui transplantasi sel punca atau stem cell untuk pengobatan kanker. Sangat jauh berbeda dengan metoda stem cell kelima penderita HIV lain yang menggunakan sel punca dengan protein CCR5 yang diyakini sebagai antiretroviral HIV.
"Apa yang terjadi pada saya benar-benar luar biasa, sangat magis," ucap Pasien Jenewa dikutip Euronews.
Diketahui Pasien Jenewa teridentifikasi terkena HIV pada 1990. Pada 2018, dia kemudian menjalani transplantasi sel punca yang berbeda dibanding pasien HIV lainnya.
Pasien Jenewa justru menjalani transplantasi sel punca untuk orang-orang yang mengalami leukemia. Uniknya meski sel punca tersebut tidak memiliki CCR5, Pasien Jenewa justru dinyatakan sembuh dari HIV.
"Setelah transplantasi tulang sumsum dilakukan, dokter menyuruhnya untuk menghentikan penggunaan antiretroviral pada 2021," terang Euronews.
Menariknya meski sudah tidak menggunakan antiretroviral untuk menekan HIV, Pasien Jenewa justru mengalami perkembangan yang positif. Virus HIV yang ada padanya justru tetap tidak berkembang.
Hal itu jauh berbeda dibanding lima orang pasien sebelumnya yang kembali mengidap HIV ketika menghentikan penggunaan antiretroviral. Padahal saat itu setelah operasi stem cell kelima pasien sempat dinyatakan bebas HIV.
BACA JUGA:
Hanya saja para peneliti memang masih belum yakin betul HIV tidak akan kembali pada Pasien Jenewa. Asier Saez-Cirion, peneliti dari Pasteur Institute, Prancis mengatakan perlu masa tunggu selama 12 bulan ke depan untuk benar-benar memastikan Pasien Jenewa telah bebas dari HIV tanpa konsumsi antiretroviral.
Menurutnya Pasien Jenewa bisa bebas dari HIV karena transplantasi yang dijalani menghilangkan semua sel yang terinfeksi tanpa memerlukan mutasi.
BACA JUGA: