Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Youtuber Cantik Tolak Beri ASI, Padahal Ini Lho 6 Manfaatnya Bagi Si Bayi!

Syifa Fauziah , Jurnalis-Kamis, 13 Juli 2023 |14:00 WIB
 Youtuber Cantik Tolak Beri ASI, Padahal Ini Lho 6 Manfaatnya Bagi Si Bayi!
Youtuber (Foto: Hype)
A
A
A

SELAMA ini ASI merupakan sumber utama makanan dan gizi bagi bayi yang baru dilahirkan. Dengan ASI si bayi mendapatkan nutrisi dan imunitas melawan penyakit.

Saat baru dilahirkan, bayi membutuhkan ASI eksklusif untuk mendukung tumbuh kembangnya dan kecerdasan otaknya. Namun, ada Youtuber cantik asal Taiwan, Lyla Ho yang menolak memberikan ASI kepada sang bayi, dengan alasan dapat menyebabkan payudaranya mengendor.

 Youtuber

Dilansir dari Hype, sebelumnya Lyla Ho sempat viral karena melakukan operasi pembesaran payudara. Bahkan yang mengejutkan lagi demi menjaga keindahan payudaranya ia menolak untuk menyusui anak keduanya.

“Banyak orang bertanya mengapa (saya) tidak menyusui. Karena saya tidak mau (payudara saya) kendur setelah operasi pembesaran, karena menyusui itu sangat melelahkan, saat menyusui payudara akan membengkak dan sakit,” tulis Lyla melalui unggahan Instagram story nya.

Lyla menambahkan bahwa itu adalah pilihannya sebagai seorang ibu. Sedangkan suaminya, DJ Tang Yu, juga dibesarkan dengan susu formula.

Lalu apakah menyusui bikin payudara kendur?

Dokter Spesialis Kesehatan Anak Konsultan DR. dr. Naomi Esthernita Dewanto, Sp.A (K) menjelaskan, kekhawatiran akan payudara mengendur akibat pemberian ASI seharusnya tidak menjadi masalah dan menjadi alasan utama Anda ogah memberikan ASI untuk si bayi.

"Ada harga yang harus dibayar untuk anak yang lebih sehat dan cerdas," terang dr Naomi.

Dokter Naomi menjelaskan bahwa memang ada kemungkinan terjadinya pengenduran payudara akibat pemberian ASI pada bayi. Tapi, hal ini sebetulnya bisa diatasi dengan maintenance yang tepat.

Dilansir dari Healthline, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan berlanjut bahkan setelah makanan padat diperkenalkan, hingga setidaknya usia 1 tahun atau sampai ibu dan bayi setuju untuk berhenti.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan menyusui sampai usia 2 tahun atau lebih lama karena manfaatnya sangat banyak untuk si kecil.

Lantas apa saja sih manfaat ASI bagi bayi?

1. Dapat memberikan nutrisi yang baik untuk bayi

Setelah melahirkan, di dalam payudara sang ibu menghasilkan cairan kental dan kekuningan yang disebut kolostrum. Di dalam kolostrum mengandung protein yang sangat tinggi dan rendah gula.

 

2. Melancarkan pencernaan

Memberikan ASI kepada bayi juga dapat membantu melancarkan pencernaan pada bayi. Kolostrum yang diberikan pada bayi dapat membantu saluran pencernaan bayi baru lahir yang belum matang berkembang. Ada pula kandungan vitamin D yang bagus untuk tubuh.

 BACA JUGA:

3. Melawan virus di dalam tubuh

Memberikan ASI juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sebab di dalam ASI memiliki banyak nutrisi yang dapat melawan virus dan bakteri.

Kolostrum mengandung imunoglobulin A (IgA) dalam jumlah tinggi, serta beberapa antibodi lainnya. IgA dapat melindungi bayi agar tidak sakit dengan membentuk lapisan pelindung di hidung, tenggorokan, dan sistem pencernaan bayi.

 BACA JUGA:

4. Mengurangi risiko penyakit

Bayi yang diberi ASI juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, seperti infeksi tengah telinga, infeksi saluran pernapasan, flu, kerusakan jaringan usus,

sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), alergi, penyakit usus, diabetes, hingga leukimia.

5. Meningkatkan berat badan bayi

Asi dapat membantu meningkatkan berat badan bayi dan membantu mencegah obesitas. Menyusui selama lebih dari 4 bulan memiliki penurunan yang signifikan dalam kemungkinan bayi mengalami kelebihan berat badan dan obesitas.

Ini mungkin karena perkembangan bakteri usus yang berbeda. Bayi yang disusui memiliki jumlah bakteri usus menguntungkan yang lebih tinggi, yang dapat mempengaruhi penyimpanan lemak.

Bayi yang diberi ASI juga memiliki lebih banyak leptin dalam sistemnya daripada bayi yang diberi susu formula. Leptin adalah hormon kunci untuk mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Bayi yang disusui juga mengatur sendiri asupan susunya. Mereka lebih baik makan hanya sampai mereka puas dengan rasa lapar mereka, yang membantu mereka mengembangkan pola makan yang sehat.

6. Membuat anak lebih pintar

Beberapa penelitian menyebut anak yang diberi ASI lebih pintar dibanding susu formula. Hal itu karena pengaruh dari keintiman fisik, sentuhan, dan kontak mata yang berhubungan dengan menyusui serta kandungan nutrisinya.

Studi menunjukkan bahwa bayi yang disusui memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dan kecil kemungkinannya untuk mengembangkan masalah perilaku mengalami kesulitan belajar seiring bertambahnya usia.

Namun, efek yang paling menonjol terlihat pada bayi prematur, yang memiliki risiko lebih tinggi untuk masalah perkembangan.

Itu penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa menyusui memiliki efek positif yang signifikan pada perkembangan otak jangka panjang bayi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement