Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Saraf Ungkap Perbedaan Ayan dan Kejang

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 06 Juli 2023 |14:14 WIB
Dokter Saraf Ungkap Perbedaan Ayan dan Kejang
Anak kejang (Foto: Epilepsy foundation)
A
A
A

2. Kejang

Sementara itu untuk kejang yang juga disertai demam, terjadi karena terkena penyakit infeksi seperti flu, pilek, infeksi telinga. Hal tersebut juga biasanya terjadi pada anak, khususnya berusia 18 bulan sampai 5 tahun.

Menurut dokter Arie, kejang demam dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kemudian pada kasus kejang demam sederhana, kejang berlangsung seluruh tubuh dengan durasi sebentar, kurang lebih 15 menit.

Lebih lanjut, kejang jenis ini tidak akan berulang dalam satu hari atau waktu 24 jam. Sementara pada kejang demam kompleks, biasanya terjadi hanya satu sisi tubuh yang bergerak dengan durasi lebih dari 15 menit.

"Serta bisa terjadi lebih dari sekali dalam sehari," terangnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement