Seluruh jamaah haji, penting untuk tahu dan mewaspadai sederet gejala heatstroke, antara lain mulai dari meningkatnya suhu tubuh hingga lebih dari 40 derajat celsius, kelelahan, kulit panas dan kering, denyut nadi dan frekuensi napas meningkat, penurunan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi, drowsiness (perasaan mengantuk yang kuat), hingga koma.
Selanjutnya dr. Atma mengimbau jemaah haji jangan sampai mengalami dehidrasi saat prosesi Armuzna. Jemaah haji diimbau untuk minum air 200 ml tiap jam, dan menerapkan pola rutin minum air tidak perlu menunggu. Para jemaah juga disarankan untuk meminum satu saset oralit yang dilarutkan dengan air 200 ml per hari.
“Supaya tak kena kondisi heatstroke, jemaah haji penting untuk mencegah dehidrasi. Jangan tunggu haus dulu baru minum, minum air 200 ml tiap jam dengan perlahan. Satu saset oralit yang dilarutkan dengan air 200 ml tiap harinya juga bisa membantu hindari dehidrasi,” jelas dr. Atma
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.