Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Gonore dan Sifilis Serang Inggris, Pengidap Anak Muda yang Hobi Ganti Pasangan!

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 08 Juni 2023 |11:29 WIB
Kasus Gonore dan Sifilis Serang Inggris, Pengidap Anak Muda yang Hobi Ganti Pasangan!
Kena sifilis (Foto: Adobe stock)
A
A
A

KASUS infeksi menular seksual (IMS) di Inggris capai 392.453 kasus. Ini diklaim jadi rekor tertinggi karena ada peningkatan diagnosis gonore dan sifilis.

Menurut data dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menemukan, diagnosis gonore meningkat 50,3 persen menjadi 82.592 pada tahun lalu, dibandingkan tahun 2021. Ini mewakili jumlah kasus tertinggi dalam satu tahun sejak pencatatan.

 ganti pasangan

Sementara untuk sifilis, Badan Keamanan Kesehatan Inggris juga menemukan diagnosis sifilis menular naik menjadi 8.692 pada 2022, ini mewakili jumlah tahunan terbesar sejak 1948.

Dalam kasusnya, anak muda Inggris berusia antara 15 dan 24 tahun, merupakan yang paling banyak didiagnosis dengan IMS. Penyebabnya karena hobi gonta-ganti pasangan seksual.

"Kami melihat lebih banyak diagnosis gonore pada tahun 2022 daripada sebelumnya, dengan peningkatan besar, terutama pada anak muda," kata Dr Hamish Mohammed, Konsultan epidemiologi di UKHSA, dilansir Express UK.

“IMS bukan hanya masalah mereka pribadi. Namun IMS juga bisa berdampak pada kesehatan pasangan seksual mana pun," sambungnya.

Perlu diketahui, kalau beberapa IMS dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk kemandulan dan penyakit radang panggul.

Peningkatan kasus gonore dan sifilis sebagian disebabkan oleh meningkatkan orang yang dites. Namun beberapa pakar juga menyalahkan pendidikan seksual yang tidak memadai.

"Saya menduga peningkatan tajam dalam IMS disebabkan oleh kurangnya pendidikan seksual di sekolah dan peningkatan (di antara segala usia). Selain itu juga mudahnya akses melihat pornografi, di mana seks aman jarang dilakukan," ucap Suzanne Noble, Co-host dari Podcast Sex Advice for Seniors.

 BACA JUGA:

"Saya tahu bahwa, di antara usia di atas 50-an, IMS meningkat, terutama karena banyak orang berusia 50+ tidak dibesarkan untuk menggunakan kondom. Akibatnya, kebanyakan menghindari kondom," sambungnya.

BACA JUGA:

Dagu Deddy Corbuzier Bikin Salah Fokus, Kini Malah Bikin Pengakuan Mengejutkan! 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement