Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semua Kereta Api Diharuskan Berhenti, Begini Sejarah Stasiun Cipeundeuy Garut

Cita Zenitha , Jurnalis-Sabtu, 03 Juni 2023 |10:02 WIB
Semua Kereta Api Diharuskan Berhenti, Begini Sejarah Stasiun Cipeundeuy Garut
Stasiun Cipeundeuy, Garut, Jawa Barat (Foto: dok. Raff Rad)
A
A
A

Sejarah Stasiun Cipeundeuy tidak lepas dari tragedi kecelakaan kereta api gabungan antara KA Galuh dan KA Kahuripan pada 25 Oktober 1995. Kronologi kecelakan terjadi ketika KA Galuh tujuan Pasar Senen-Banjar mengalami kerusakan di Stasiun Cibatu.

Untuk mempersingkat perjalanan, KA Galuh digabung dengan KA Kahuripan tujuan Bandung-Kediri. Rangkaian ini berjalan tanpa kendala dengan formasi 2 lokomotif +13 K3.

Mendekati Stasiun Cirahayu (Dulu Torowek) pukul 00.03 WIB rangkaian KA Galuh dan KA Kahuripan mengalami rem blong. Kereta gabungan ini semakin melaju kencang tidak terkendali hingga terjadi kecelakaan di KM 241 di tikungan jembatan Torowek.

Kereta Api

(Foto: KAI)

Setidaknya ada 4 gerbong kereta terlempar ke sisi kanan rel. Sedangkan kereta terakhir berada di bawah jurang yang memiliki kedalaman 10 meter dan 3 gerbong lainnya masih berada dalam rel.

Sebanyak 5 gerbong selamat dievakuasi ke Stasiun Cibatu. Peristiwa tersebut merenggut nyawa 14 orang. Mengingat sejarah kelam Stasiun Cipeundeuy, semua kereta api diharuskan berhenti untuk menghindari kejadian serupa tidak terulang.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement