Pertimbangkan untuk Bertemu Orang Baru
Mungkin bukan ide terbaik untuk mulai menjalin hubungan dengan orang baru setelah putus. Tetapi, tidak ada salahnya kamu mulai berkenalan dengan seseorang yang baru. Kamu tidak harus langsung menjalin hubungan romantis dengannya. Intinya adalah tetap berpikiran terbuka, alih-alih menghindar untuk mengenal orang baru.
Mengenal orang baru juga akan membuatmu melakukan percakapan dengan topik-topik yang baru. Dengan begitu, perasaan rindu terhadap mantan toksik pun akan teralihkan atau bahkan hilang.
Hilangkan Perasaan Dendam
Waktu tidak dapat menyembuhkan luka, melainkan diri kamu yang dapat menyembuhkannya. Meski memaafkan orang yang sudah menyakitimu tidak mudah, tetaplah berusaha untuk tidak menyimpan dendam padanya.
Berhentilah mengungkit-ungkit semua kesalahan mantan yang pernah ia lakukan pada kamu. Ini karena membicarakannya terus-menerus hanya akan membuat kamu terus teringat mantan. Jika kamu benar-benar ingin move on, lakukan upaya sadar untuk memaafkan mantan dan menerima apa yang sudah terjadi.
Pahami Perbedaan antara Obsesi dan Intuisi
Kamu mungkin telah menjaga jarak dengan mantan, sudah berusaha untuk move on, sudah mencoba mengenal orang baru, tetapi pikiran kamu masih tertuju pada mantan. Jika kondisinya seperti ini, cobalah dengan cermat melihat apakah itu merupakan intuisi atau obsesi.
Bisa saja kamu terus teringat oleh mantan, karena obsesi di kepalamu mengatakan tidak ada yang bisa mengerti kamu selain dia. Di samping itu, kamu juga berpikir bahwa hanya mantan yang bisa menerimamu apa adanya.
Jangan terjebak dalam perasaan positif yang toksik tersebut. Ini akan membuat kamu terus kepikiran tentang mantan hingga menjadi sebuah obsesi. Apabila masih ada masalah mengganjal dengan mantan, selesaikanlah secara tuntas.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.