3. Kejadian di India (2019)
Kasus ketiga terjadi di India. Dilaporkan bahwa seorang perawat tanpa pengawasan di pusat kesehatan masyarakat diduga memotong bayi sungsang menjadi dua bagian.
Kasusnya hampir sama dengan yang terjadi di Skotlandia bahwa bayi yang dikandung si ibu ini terlahir sungsang. Karena itu, perawat terpaksa memutus tubuh bayi dan membiarkan kepala bayi masih tersangkut di dalam tubuh ibunya.
Laporan 9News mengabarkan, si ibu ini kemudian dibawa ke rumah sakit karena perawat yang mengurusnya itu tidak punya kemampuan untuk mengeluarkan kepala bayi.
Saat di rumah sakit, para dokter terkejut. Awalnya mereka mengira yang masih ada di perut ibu tersebut adalah plasenta, tapi ternyata kepala bayi. Menyedihkan sekali.
4. Kejadian di Indonesia (2022)
Tahun lalu, sekitar Juli-Agustus publik Tanah Air dikejutkan dengan laporan seorang bayi kepalanya putus. Namun pihak rumah sakit membantah hal tersebut.
Kejadian terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang. Pihak rumah sakit membantah sudah memutus kepala bayi Rohmah begitu saja.
Dijelaskan dalam pemberitaan MNC Portal, Rohmah datang ke rumah sakit dengan kondisi bayi sudah ada di pangkal rahim, sehingga dokter memutuskan bahwa Rohmah lahiran normal.
Tapi sayang, saat proses persalinan berlangsung kepala bayi tersangkut di area genital ibunya dan itu membuat leher bayi tercekik. Kehabisan oksigen, bayi meninggal dunia.
Tim dokter terpaksa melakukan prosedur demi menyelamatkan nyawa Rohmah dan operasi pengangkatan badan bayi Rohmah yang masih ada di dalam rahim pun dikerjakan setelahnya.
Demikian informasi soal 4 kejadian diduga pemenggalan kepala bayi yang dilakukan dokter yang pernah ada di seluruh dunia. Semoga dari informasi ini kita bisa mengambil hikmah dan bisa lebih berhati-hati, khususnya bagi para ibu yang sekarang sedang hamil.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.