PENGELOLA wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 350 ribu orang.
Target itu diharapkan terealisasi di masa ramai kunjungan wisatawan pada 21 April hingga 1 Mei 2023.
"Masa ramai kunjungan Candi Borobudur selama 11 hari kami target setiap hari ada 30.000 hingga 35.000 wisatawan," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Febrina Intan melansir ANTARA.
Hal itu disampaikannya usai pemaparan persiapan masa ramai kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko pada libur Lebaran 2023 di The Manohara Hotel Yogyakarta.

Menurutnya, pengunjung mulai meningkat biasanya pada hari Lebaran kedua. Pada Lebaran pertama biasanya untuk silaturahmi keluarga.
Dengan target kunjungan wisatawan tersebut lanjut Febrina, itu artinya naik sekitar 40 persen dari kunjungan ramai masa Lebaran tahun lalu.
Ia menambahkan, tidak ada pembatasan pengunjung di Candi Borobudur, tetapi yang ada pembatasan pengunjung naik candi, kuota setiap hari 1.200 orang.
Dirinya meminta pengunjung yang ingin naik monumen Candi Borobudur untuk melakukan registrasi secara online yang bisa dilakukan pada tujuh hari sebelum kunjungan.
"Kenapa pengunjung harus melakukan registrasi online karena untuk mengatur kuota pengunjung naik candi dalam rangka kajian. Jadi sekarang masih dalam kajian, tidak semua pengunjung bisa naik candi," katanya.

Ia menegaskan kalau kuota 1.200 wisatawan habis maka pengunjung tidak bisa naik ke atas candi.
"Oleh karena itu eksplorasi di luar struktur candi kami dorong sehingga pengunjung tidak terfokus pada candi," katanya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.