ANGSA satu-satunya unggas yang kerap dikaitkan dengan lambang cinta dan kesetiaan. Lantas apa alasannya angsa dijadikan simbol cinta?
Dilansir dari laman World Birds, simbolisme angsa putih terkait dengan cahaya, keanggunan, keindahan, cinta, dan kemurnian, sedangkan angsa hitam ditemukan dalam simbolisme okultisme.
BACA JUGA:
Selain itu, angsa adalah lambang kecantikan dan kelembutan feminin dan bahkan opera dan balet telah ditulis tentangnya.
Pada tahun 1848, angsa putih menjadi pahlawan opera Wagner Lohengrin dan kisah-kisah lain tentang ksatria angsa. Demikian pula, pada tahun 1876, balet Tchaikovsky, Swan Lake, menggambarkan kelembutan, keindahan, dan keanggunan feminin.
BACA JUGA:
Sementara itu, dalam mitologi Romawi, simbol angsa dihubungkan dengan kecantikan Aphrodite dan juga dengan Apollo – Dewa puisi, ramalan, dan musik. Ada dongeng Yunani yang menceritakan tentang nyanyian terakhir angsa saat mereka mati, yang mengikat mereka pada puisi dan juga kematian.
Ada juga legenda yang menghubungkan angsa dengan 'perairan Dunia Bawah' dan, melalui banyak budaya, angsa dikaitkan dengan 'kehilangan cinta'.