"Paxlovid ini sudah dapat ijin edar dari Badan POM dan sudah terbukti bahwa dia efektif untuk gejala ringan tetapi berisiko tinggi menjadi berat. Jadi untuk mereka yang punya respector akan jadi berat," jelas Dra Rizka.
"Ini merupakan obat terakhir kita temukan ya setelah molnupiravir, favipiravir, sekarang paxlovid. Hasilnya lebih baik dan dia sudah uji klinik dan dapat izin edar eua dari BPOM," katanya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.