MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara dialog interaktif dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif di pesantren & peringatan malam Nuzulul Quran 1444 Hijriah.
Acara tersebut digelar DPW PPP DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al Washilah, di kawasan Kampung Baru, Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Dalam dialognya interaktifnya, Sandi menuturkan bahwa ekonomi kreatif di Indonesia saat ini sudah mencapai peringkat cukup baik dunia.
"Ekonomi kreatif Indonesia saat ini sudah memasuki peringkat 3 dunia, di bawah Amerika (nomor 1) dan Korea (nomor 2), hal itu berkat dukungan semua pihak," jelas Sandi di Pondok Pesantren Al Washilah, Minggu, 9 April 2022 kemarin.
(Foto: MPI/Raden Yusuf)
Di tengah peringkat ekonomi kreatif Indonesia yang sudah cukup baik di dunia, menurut Sandi banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia menjelaskan, jumlah angka yang terbesar saat ini ialah kuliner.
"Ekonomi kreatif yang paling diminati ialah kuliner, ini sekitar 42 persen, karena itu para santri harus mampu menciptakan produk-produk kuliner, Insya Allah kuliner akan baik," paparnya.
Selain kuliner, peluang yang cukup besar pada sektor ekonomi kreatif yakni fesyen. Sandi menjelaskan bahwa jumlah ekonomi kreatif di bidang fashion sekitar 18 persen. Berkat fesyen, banyak orang yang bisa menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Namun, ia melihat, tidak sedikit orang yang masih sulit mendapatkan pekerjaan. Karena itu, dirinya berpesan kepada para santri Pondok Pesantren Al Washilah, agar mereka bisa melihat peluang usaha dan membuka lapangan kerja.
Menurutnya para santri memiliki potensi, karena banyak peluang lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif. Hanya saja, harus diimbangi dengan kemauan, pelatihan dan kerja keras.

"Bila santri memiliki kemampuan dan memiliki keterampilan, maka santri bisa membuka peluang usaha, bisa membuka UMKM, bukan dari mencari lowongan kerja, tapi justru santri yang menciptakan lapangan kerja, tinggal disentuh dengan pelatihan-pelatihan yang tepat," pungkasnya.
Kemenparekraf sendiri saat ini sudah memiliki program Santri Digitalpreneur. Di mana melalui program tersebut para santri dibekali ilmu digitalisasi dengan tren kekinian yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.