Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Varian Arcturus Sumbang 60 Persen Kasus Covid di India

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |09:30 WIB
 Waspada! Varian Arcturus Sumbang 60 Persen Kasus Covid di India
Varian XBB 1.16 dominasi kasus Covid di India, (Foto: Times of India)
A
A
A

PANDEMI Covid-19 belumlah usai, di tengah kelonggaran protokol kesehatan karena situasi yang dinilai sudah melandai. Varian Covid baru tengah merebak di India, dengan kemunculan varian Arcturus.

Dari data yang baru dirilis, varian Arcturus dengan kode XBB 1.16 telah mendominasi lebih dari 50 persen kasus positif di India saat ini. Mengutip Times of India, Selasa (4/4/2023) menurut data dari Gujarat Biotechnology Research Center (GBRC), varian XBB 1.16 menyumbang 60 persen dari kasus positif baru, membuat angka kasus Covid-19 di negara Asia Selatan itu meningkat pesat.

Sejauh ini, disebutkan lebih lanjut, India melaporkan kasus Covid-19 tertinggi dalam enam bulan ke belakang.

Situasi yang membuat pemerintah negara meningkatkan tes pemeriksaan pengujian dan pengawasan di negara tersebut.

Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular (CIDRAP), laporan Universitas Minnesota yang mengutip Maria Van Kerkhove, PhD, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 mengatakan kalau varian XBB.1.16 ini telah menggantikan dominasi sub varian lain yang beredar di India. Tak heran jadi varian penyebab infeksi Covid-19 yang mendominasi saat ini.

Maria juga menyebutkan bahwa dari 800 sequence yang diperoleh WHO dari 22 negara itu, kebanyakan dari India. Merujuk per studi laboratorium, diungkap Maria, varian XBB.1.16 sudah memperlihatkan tanda-tanda adanya peningkatan infektivitas serta potensi peningkatan patogenisitas. Per 22 Maret, varian XBB.1.16 ditambahkan WHO sebagai varian keenam yang dipantau atau Variant Under Monitoring.

Terkait karakter varian, sampai saat ini tak ada perubahan pola atau jenis gejala baru yang terlihat dari varian Arcturus tersebut. Gejalanya masih berupa gejala klasik yang disebabkan oleh jenis varian virus corona sebelumnya, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, kelelahan, nyeri otot dan masalah perut.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement