Peristiwa itu mengingatkan manusia agar memiliki sifat penolong dan pemaaf seperti Tuhan yang selalu berbelas kasih kepada umat-Nya. Yesus mengingatkan bahwa manusia memiliki banyak kelemahan, sehingga tak ada yang bisa luput dari dosa dan kesalahan.
Namun, dari pengorbanannya, Yesus mengajarkan kepada para pengikutnya untuk selalu berbuat kebaikan tak terkecuali kepada orang yang pernah menyakiti kita. Melalui Jumat Agung, manusia juga diingatkan dalam setiap penderitaan yang kita alami setiap hari, Tuhan selalu hadir menyertai.
(Foto: depositphotos)
Umat Kristiani diharapkan selalu kuat dan tabah menjalani kehidupan sekaligus selalu berbelas kasih kepada sesama yang lebih menderita, bersikap memaafkan, memiliki semangat berbela rasa.
Adapun pada perayaan Paskah, mengajarkan bahwa manusia bisa melawan semua keinginan buruk: nafsu duniawi, sikap egois, iri hati dan benci.
Di saat Paskah tersebutlah, manusia bisa terlahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik: penuh belas kasih, memaafkan dan peduli pada sesama.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.