Langkah selanjutnya adalah memberikan dukungan nyata. Jangan salah kaprah, di sini bentuk support, kata Tara tak melulu berbentuk nasihat.
“Support enggak harus yang berupa nasihat gimana-gimana, sekedar kita ada di samping dia saat dia butuh kita ada. Jadi, kamu butuh dibantu nah aku ada di sini,” tambah Tara.
Dukungan berikutnya yang bisa dilakukan seorang teman kepada temannya sendiri yang menjadi korban dating violence ini adalah berusaha membuat diri korban untuk merasa berdaya dan berharga. Dengan begini, sang korban diharapkan bisa punya kekuatan dari diri sendiri untuk keluar dari masalah ini.
Terakhir, jika dirasa masalahnya masih buntu dan tak ada perbaikan situasi. Tara menegaskan, maka ini waktunya untuk mencari bantuan pihak lain.
“Kalau rasanya mentok semua, boleh sarankan ke teman kita itu mencari bantuan yang lain, entah bantuan ahli profesional,” tegas Tara.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.