“Jadi perhatian kalau menimbulkan sesuatu yang bahaya, tapi 40 sampai 50 persen varian baru ini (seperti Orthrus) diabaikan, karena tak menyebabkan bahaya,” sambungnya.
Pada kesempatan lain, meski tidak berbahaya, menurut Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman varian Orthrus sebagai sub-varian dengan kode CH.1.1 ini tetap memiliki potensi untuk menjadi dalang gelombang baru infeksi.
"Kemungkinan Kraken Orthrus ini membawa gelombang baru, kalau infeksi akan banyak yang terinfeksi. Tapi karena sebagian besar tidak bergejala dan gejala ringan, ditambah juga minat testing yang rendah,” ujar Dicky kala dihubungi MNC Portal belum lama ini.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.