Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Pengidap Buta Warna Bisa Menjadi Pilot? Simak Jawabannya

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Minggu, 12 Maret 2023 |10:00 WIB
Apakah Pengidap Buta Warna Bisa Menjadi Pilot? Simak Jawabannya
Ilustrasi pilot. (Foto: Freepik)
A
A
A

APAKAH orang yang mengidap penyakit buta warna bisa menjadi pilot? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di benar sebagian orang mengingat ketatnya syarat untuk menjadi penerbang.

Pilot termasuk profesi yang banyak digandrungi oleh baik pria maupun wanita muda. Namun untuk menjadi seorang pilot harus lulus berbagai syarat dan tahapan ujian yang ketat.

 BACA JUGA:

Syarat umum jadi pilot di Indonesia adalah memiliki tinggi badan minimal 160 cm, kondisi fisik sehat, punya kemampuan bahasa Inggris yang baik, dan tidak buta warna.

Dalam artikel di blog Alodokter disebutkan bahwa buta warna merupakan kondisi di mana mata tidak mampu melihat warna secara normal. Penderita buta warna akan kesulitan untuk membedakan warna tertentu hingga bahkan tidak dapat membedakan semua warna.

 

Lantas kenapa pilot tidak boleh buta warna?

 BACA JUGA:

Mengutip dari laman Thrust Flight, pilot memang wajib memiliki mata yang normal tanpa buta warna agar pilot dapat mengidentifikasi lampu dengan warna yang berbeda.

Misalnya adalah ketika seorang pilot terbang saat malam hari, pilot harus dapat membedakan lampu berwarna putih, hijau, merah, kuning, dan biru.

Hal ini berkaitan dengan lampu VASI/PAPI atau suar bandara yang mengharuskan pilot membedakan lampu tanpa ada petunjuk lain. Terlebih lampu bandara kerap kali berupa titik kecil yang jauh. Pilot yang memiliki buta warna akan kesulitan untuk membedakan petunjuk yang dikirimkan kepadanya saat terbang.

Mengidentifikasi lampu berwarna ini juga membantu pilot dalam mengidentifikasi landasan pacu. Dan yang pasti, pilot perlu melihat lampu yang berbeda di dalam kokpit dan membaca bagan yang menggunakan bayangan berwarna magenta, hijau dan biru.

 Ilustrasi

Jadi, itulah mengapa pilot wajib memiliki mata yang normal tanpa buta warna. Hal tersebut tidak lain adalah untuk memastikan jika pilot dapat melihat warna yang digunakan dalam operasi penerbangan. Dengan demikian pilot dapat menjaga keselamatan seluruh awak pesawat, penumpang dan orang lain yang ada di darat.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement