"Masalah gangguan pendengaran ini sebetulnya sesuatu yang dicegah, contohnya bijak dalam pemakaian perangkat ponsel seperti headset. Kami merekomendasikan penggunaan headset, tak lebih adari 40 jam per minggu dengan volume suara maksimal di 60 persen," papar Dr. Eva.
Paparan suara bising, misal suara musik yang terlalu kencang, ditegaskan dr. Yussy akan memicu gangguan pendengaran. Terlebih pada telinga anak-anak yang masih sangat sensitif.
"Suara yang relatif kencang, dan pemakaiannya dalam waktu lama. Itu jadi pemicu gangguan pendengaran," tegas dr. Yussy
BACA JUGA:Hari Pendengaran Sedunia: 5.200 Bayi Indonesia Terancam Tuli Setiap Tahunnya
BACA JUGA:Muntah dan Kehilangan Pendengaran Gejala Vertigo
Gangguan pendengaran dan ketulian akibat suara bising, tidak boleh dianggap sepele, karena bisa ber dampak buruk bagi seseorang.
Contohnya mulai dari bisa mengganggu perkembangan kognitif, psikologi, dan sosial yang berakibat pada rendahnya kualitas sumber daya manusia. Alhasil ada penurunan daya saing masyarakat di level global.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.