Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Datangkan Banyak Cuan, Pakalongan Fokus Kembangkan Museum Batik dan Pantai Pasir Kencana!

Antara , Jurnalis-Minggu, 05 Maret 2023 |03:01 WIB
Datangkan Banyak Cuan, Pakalongan Fokus Kembangkan Museum Batik dan Pantai Pasir Kencana!
Taman Wisata Laut Pasir Kencana di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Harviyan Perdana Putra)
A
A
A

PEMERINTAH Kota Pekalongan, Jawa Tengah akan fokus memprioritaskan pengembangan dua potensi objek wisata yaitu Museum Batik Pekalongan dan Taman Wisata Laut Pasir Kencana, karena dinilai mampu menyumbang pendapatan asli daerah melebihi target.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan bahwa pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyak "refocusing" anggaran tak boleh menjadi kendala untuk menata, membangun, dan memajukan daerah.

 BACA JUGA:

"Dua objek wisata itu harus kita dorong karena secara tidak langsung akan membawa dampak positif bagi sektor usaha lain-lain seperti pemasaran batik dan kuliner," katanya di Pekalongan seperti dilansir dari ANTARA, Sabtu (4/3/2023).

 

Dikatakan, pencapaian Pendapatan Asli Daerah 2022 dari sektor pariwisata, khusus dari Museum Batik Pekalongan mencapai Rp116 juta atau 113 persen dari target Rp103 juta dan Taman Wisata Laut Pasir Kencana menyumbang Rp4,5 miliar dari target awal Rp2,8 miliar.

 BACA JUGA:

Pariwisata di Kota Pekalongan, kata dia, kini semakin menggeliat sehingga harus terus dimaksimalkan dengan program yang berkelanjutan agar pengunjung wisata terus bertambah.

"Pada awal 2023, Museum Batik Pekalongan mulai dikunjungi pengunjung lokal maupun dari luar daerah sehingga energi positif ini bisa ditingkatkan hingga sepanjang tahun ini," katanya.

Kepala Museum Batik Kota Pekalongan Akhmad Asror mengatakan bahwa pihaknya akan terus berinovasi untuk meningkatkan pengunjung ke objek wisata tersebut.

Setelah Museum Batik Pekalongan ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kota, kata dia, rencananya pihaknya siap mengajukan ke tingkat provinsi agar dilakukan pemeliharaan gedung dan menjaga keaslian gedung.

 Ilustrasi

"Kemudian, kami lakukan pembenahan dan 'upgrade' mini teater atau audio visual yang ada di Museum Batik Pekalongan. Untuk DAK akan difokuskan pada pengelolaan koleksi, program publik seperti lomba pelajar berjenjang dan pameran temporer, serta pemeliharaan sarana dan prasarana," katanya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement