Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguak Sejarah Stasiun Jakarta Kota, Cagar Budaya Peninggalan Belanda yang Legendaris

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Kamis, 02 Maret 2023 |19:00 WIB
Menguak Sejarah Stasiun Jakarta Kota, Cagar Budaya Peninggalan Belanda yang Legendaris
Stasiun Jakarta Kota di Kota Tua Jakarta. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Gaya arsitektur yang khas ini pun tampak begitu terasa di unit-unit massa dengan ketinggian dan bentuk atapnya. Perlu diketahui, unit-unit massa Stasiun Jakarta Kota terbagi dalam: unit massa kepala; unit massa sayap, gerbang masuk utama dan peron; unit massa menara (utama atau depan, samping, dan gerbang samping) dan secara keseluruhan konfigurasinya membentuk huruf T.

Ilustrasi

Memiliki 12 jalur kereta api, setiap harinya Stasiun Beos dipenuhi dengan calon penumpang kereta api yang didominasi oleh pengguna Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor dan Jakarta Kota Bekasi.

Stasiun ini juga merupakan stasiun type Terminus, yang merupakan stasiun akhir dan tidak memiliki kelanjutan jalur rel kereta api.

Itulah penjelasan sejarah dari Stasiun Beos, stasiun terbesar di Indonesia yang sudah berusia seabad lebih.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement