Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Penyakit Langka Sedunia 28 Februari, Jangan Dianggap sebagai Kutukan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 28 Februari 2023 |15:32 WIB
Hari Penyakit Langka Sedunia 28 Februari, Jangan Dianggap sebagai Kutukan
Hari Penyakit Langka Sedunia, (Foto: MPI/ Sukardi)
A
A
A

Pada kesempatan yang sama, Prof. dr. Sultana MH Faradz, profesor Bidang Genetika Medik mengungkapkan ia pribadi di Hari Penyakit Langka Sedunia ini berharap, waktu tunggu diagnosis yang panjang bisa dipersingkat. Ini bermanfaat untuk mempengaruhi meningkatkan angka harapan hidup penderita.

BACA JUGA:Viral Bocah 5 Tahun Idap Penyakit Langka, Tak Bisa Berhenti Makan
BACA JUGA: Idap Penyakit Langka, Wanita 28 Tahun Jadi Nenek-Nenek!

"Untuk menegakkan diagnosis, tak jarang butuh waktu 20 tahun lamanya. Tapi, kini dengan perkembangan teknologi, kami berharap penegakkan diagnosis bisa dipersingkat. Sehingga kualitas hidup anak bisa lebih baik karena perawatan dan pengobatan tepat sesuai diagnosisnya," ungkap Prof Sultana.

"Semakin awal diagnosa bisa ditegakkan, semakin tinggi harapan hidup pasien. Sehingga anak bisa hidup selayaknya manusia normal," pungkas Prof Sultana.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement