Hary Tanoesoedibjo keliling dunia untuk mempelajari bagaimana stasiun televisi berjalan dan terus dikembangkan. Sampai ia menemukan sesuatu yang berbeda saat menyambangi Hollywood dan Meksiko.
"Saya tidak punya background media ketika membangun RCTI dan lainnya, akhirnya saya keliling dunia. Saya ke Hollywood, disana very kompetitif. Lalu ke Meksino dimana ada talent academy seperti di Korea, sehingga mereka membuat sebuah ekosistem media,"ungkap Hary Tanoesoedibjo saat Workshop Programming, Production dan Teknik dari 4 TV dan Digital di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (22/2/2023).

Usai berkelana keliling dunia, Hary Tanoesoedibjo menerapkan ilmu yang didapatnya dengan membangun sebuah eksosistem media, mulai dari fasilitas produksi, talent yang dibutuhkan, dikemas secara mandiri oleh perusahaan melalui unit bisnis yang ada.
Lalu, proses distribusi konten yang diproduksi pun juga dilakukan secara mandiri dengan media yang lengkap, mulai dari televisi, online, radio hingga yang sedang berkembang saat ini, OTT.
"Mulai pelan-pelan buat fasilitas produksi, buat production house seperti adanya ada MNC Pictures, lalu juga membangun talent management seperti Star Media Nusantara,"pungkasnya.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.