Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Virus Marburg Menular dari Kelelawar, Begini Cara Pencegahannya

Kevi Laras , Jurnalis-Rabu, 22 Februari 2023 |11:20 WIB
Virus Marburg Menular dari Kelelawar, Begini Cara Pencegahannya
Kelelawar (Foto: Oddity central)
A
A
A

HINGGA kini virus Marburg masih jadi ancaman sebab jika terinfeksi virus tersebut bisa berakibat fatal hingga kematian. Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan langkah pencegahan agar bisa meminimalisir penularan dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiolog dan Imunisasi Dinkes Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama menjelaskan, penularan virus Marburg, sejauh ini dari binatang kelelawar. Oleh karena itu agar tak tertular harus mengurangi kontak dengan kelelawar reservoir virus Marburg.

 kelelawar

Apabila seseorang harus mengunjungi habitat kelelawar, maka dapat menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker. Ditambah juga, tetap mengonsumsi makanan yang pasti matang.

"Mengurangi kontak dengan kelelawar reservoir virus Marburg, kalau seseorang harus mengunjungi area habitat kelelawar, maka menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya seperti masker. Konsumsi daging secara matang, termasuk saat di daerah wabah virus Marburg. Menghindari kontak dengan orang yang dicurigai atau terinfeksi termasuk cairan tubuhnya," ujar dr Ngabila kepada MNC Portal, Rabu (22/2/2203).

Sehubungan dengan ini, ia juga mengatakan ada tata laksana untuk tenaga kesehatan (nakes) sesuai dengan aturan PPI. Seperti menggunakan APD, kendatinya ia juga mengingatkan agar rutin mencuci tangan setelah kunjungan ke orang sakit.

"Bagi petugas kesehatan, terapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI). Mencuci tangan secara rutin terutama ketika mengunjungi seseorang yang sakit atau setelah melakukan penanganan terhadap orang yang sakit di rumah. Melakukan tatalaksana penanganan sampel cairan dan jaringan tubuh penderita penyakit virus Marburg dengan sangat hati-hati dan sesuai dengan PPI," jelas dr Ngabila.

 BACA JUGA:Virus Marburg Merebak di Afrika, Seberapa Parah Tingkat Kematiannya?

Perlu diketahui, menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) virus Marburg pertama kali muncul pada tahun 1967. Ketika lebih dari dua lusin kasus demam berdarah pertama kali muncul di Jerman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement