Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Tips Jadi Penata Rias Semipermanen Profesional

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 20 Februari 2023 |14:36 WIB
3 Tips Jadi Penata Rias Semipermanen Profesional
Ilustrasi Sulam Alis. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Menurut organisasi itu, merencanakan dengan baik sebelum memulai pengerjaan bisa membantu menghemat waktu dan efisiensi penggunaan alat, terutama pada penggunaan alat kategori sedang dan rendah. Sedangkan untuk proses sanitasi, setiap tenaga ahli sebaiknya memiliki persediaan produk pembersih yang cukup banyak dan mesin atau alat sterilisasi yang berfungsi dengan baik.

Ketiga, penata rias semipermanen harus membersihkan dan merapikan perlengkapan setelah pengerjaan. PERTASPI menyarankan penata rias menggunakan dua tipe desinfektan, yaitu desinfektan khusus untuk permukaan keras, seperti logam, keramik dan kayu, untuk sterilisasi area yang digunakan dalam waktu lama, yaitu area kerja, kursi dan nampan.

Sementara untuk sterilisasi area dengan cepat, penata rias bisa menggunakan desinfektan umum seperti alcohol swab. Sterilisasi juga harus sesuai dengan kategori alat. Pada alat kategori sedang dan rendah, sterilisasi dapat dilakukan dengan cara menyemprot atau mengelapnya dengan desinfektan untuk permukaan keras.

Sementara untuk peralatan kategori tinggi, langsung buang ke tempat sampah khusus untuk benda tajam karena hanya sekali pakai dan berisiko kontaminasi. Urutan pembersihan alat sebaiknya dimulai dari permukaan yang paling sedikit terkontaminasi ke permukaan yang paling banyak terkontaminasi. Untuk menghindari kontaminasi siang, selalu gunakan tangan sarung tangan saat membersihkan alat dan bila perlu, ganti dengan sarung tangan baru.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement