TEPAT hari ini, di setiap tanggal 15 Februari di setiap tahunnya diperingati Hari Kanker Anak Sedunia. Momen peringatan dan meningkatkan kesadaran akan penyakit kanker pun bisa menyerang anak-anak.
Penting menjadi reminder atau pengingat, bahwa orang tua harus punya kepedulian dan kepekaan tinggi terkait kesehatan sang buah hati.
Sejarah peringatan Hari Kanker Anak Sedunia sendiri sudah cukup panjang. Menilik sejarah perjalanannya, pertama kali dimulai sudah sejak 2022 dengan jaringan global dari 183 organisasi induk, asosiasi penyintas kanker anak, kelompok pendukung kanker anak, serta perkumpulan kanker di lebih dari 94 negara di dunia, dilansir dari laman resmi International Childhood Cancer Day, Rabu (15/2/2023).
Tujuannya, untuk menjadi kampanye kolaboratif global untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker anak. Sekaligus tentunya memberikan dukungan bagi anak-anak dan remaja penderita kanker, penyintas, dan keluarga pasien.
"Hari spesial ini mempromosikan peningkatan apresiasi dan pemahaman yang lebih dalam tentang isu-isu dan tantangan yang relevan dengan kanker anak, yang diharapkan berdampak pada anak dengan kanker, penyintas, dan keluarganya," bunyi keterangan di laman ICCD.
Dengan aksi peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, diharapkan bahwa sebetulnya kematian akibat kanker pada anak-anak dan remaja bisa dicegah dengan beberapa langkah konkrit.
Meliputi diagnosis yang tepat dan akurat, ketersediaan dan akses obat-obatan yang berkualitas, hingga perawatan kanker anak yang komprehensif. Ini semua yang mana sebenarnya adalah hak-hak dari anak pengidap kanker.

Momentum Hari Kanker Anak Sedunia ini bukan semata-mata selebrasi, tetapi ada makna dan tujuan untuk menyelamatkan nyawa anak-anak yang terdiagnosis kanker.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.