Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pernah Dengar Nggak? Ternyata Ini Lho Asal Usul dan Arti Nama Wates

Melati Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 14 Februari 2023 |07:01 WIB
Pernah Dengar Nggak? Ternyata Ini Lho Asal Usul dan Arti Nama Wates
Sawah Banjaran Sukoreno Sentolo, Wates, Kulonprogo, DIY (Foto: Instagram/@andhika_bn)
A
A
A

WATES merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seperti pada umumnya daerah di Indonesia, terdapat asal usul dan arti nama Wates.

Arti nama Wates sendiri bagian dari bahasa Jawa. Setelah ditelusuri, jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Wates berarti batas atau berbatasan.

Asal usul Wates

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, nama Wates ini memiliki artis batas. Hal ini berkaitan dengan sejarah wilayah di masa lalu.

BACA JUGA: Begini Asal Usul Kenapa Rembang Dijuluki The Cola of Java
Infografis Wisata Yogyakarta

Diketahui, daerah Wates ini dulunya merupakan batas antara Mataram Kulon dan Mataram Gading. Kala itu, sekitar abad ke-18 , Mataram masih berkuasa di Kartasura tepatnya tahun 1680 hingga 1745.

Adapun jauh sebelum menjadi kecamatan di wilayah Kulonprogo, Wates sendiri tergabung dalam Distrik Sogan, yang dimiliki pemerintahan Adikarta di Kulon Progo Selatan. Status Wates di Distrik Sogan adalah Asisten Wilayah di Bendungan.

Setelah itu, mengutip dari situs wates.kulonprogo.go.id , baru lah Asisten Wilayah Wates Kadipaten Adikarta di Bendungan berubah jadi Kawedanan Wates yang dipimpin seorang Wedana.

Lanjut pada tahun 1937, Kawedanan berubah jadi Kapanewon Wates dan pemimpinnya disebut Panemu.

Hingga pada akhirnya, Wates ditetapkan menjadi kecamatan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1950.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement