Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal 3 Tarian Tradisional dalam Opening Ceremony ASEAN Tourism Forum 2023

Novie Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 04 Februari 2023 |10:42 WIB
Mengenal 3 Tarian Tradisional dalam <i>Opening Ceremony</i> ASEAN Tourism Forum 2023
Tari Dolalak tandai pembukaan ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta (Foto: Faisal/MPI)
A
A
A

PEMBUKAAN ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, dimeriahkan oleh penampilan tarian khas Yogyakarta yaitu Tarian Dolalak, Tarian Dewa Ruci dan Anoman Obong di Ramayana Ballet Prambanan, Yogyakarta, Jumat 3 Februari 2023 dengan mengusung tema 'A Journey to Wonderful Destination'.

Ketiganya tampil enerjik dan mempersembahkannya kepada para tamu undangan delegasi perwakilan dari berbagai negara, sekaligus sebagai pembukaan ATF 2023 di Yogyakarta.

1. Tarian Dolalak

Tarian ini merupakan peninggalan pada saat zaman Belanda. Di mana asal kata Dolalak yaitu dari not Do dan La, karena tarian tersebut diiringi hanya dengan alat musik dua nada menggunakan sepasang Kenong.

Penari Dolalak pada mulanya dilakukan oleh para lelaki, berseragam hitam dan bercelana pendek. Seragam ini menirukan seragam tentara belanda pada zaman dahulu.

Pantauan MNC Portal, Tarian Dolalak ini menari untuk menyambut para delegasi negara ASEAN, Eropa hingga Australia yang hadir dalam pembukaan ATF 2023.

BACA JUGA: ASEAN Tourism Forum 2023, Sandiaga Uno: Kolaborasi Kobarkan Semangat Pemulihan Pariwisata

Tari Dolalak di Pembukaan ATF 2023

(Tari Dolalak, Foto: Faisal/MPI)

Menariknya lagi, dalam penyambutannya diterjunkan 1000 penari Ndolalak khusus untuk pembukaan ASEAN TOurism Forum 2023 di Yogyakarta. Terdiri dari laki-laki dan perempuan, mereka berpakaian khusus perpaduan warna kuning dan hitam.

Mengusung tema A Journey to Wonderful Destination, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa ATF 2023 ini sekaligus menjadi momentum besar, memperkenalkan Indonesia kepada negara ASEAN lainnya.

"ATF 2023 menjadi event pertama yang memulai Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023. Setelahnya akan diikuti rangkaian ratusan pertemuan, dengan dua pertemuan Puncak pada Mei 2023 di Labuan Bajo dan September 2023 di Bali," katanya.

2. Tarian Dewa Ruci

Selanjutnya adalah Tarian Dewa Ruci juga hadir memeriahkan pembukaan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

Tari Dewa Ruci

(Tari Dewa Ruci, Foto: Faisal/MPI)

Tarian khas Yogyakarta ini menghibur para tamu undangan dan delegasi ATF 2023, tak, semua terpukau dengan tariannya tersebut. Sebab di dalamnya terdapat cerita yang akan disampaikan, dan tak hanya sekadar tari-tarian tradisional biasa.

Tari Dewa Ruci menggambarkan tentang kepatuhan seorang murid kepada guru, kemandirian bertindak dan perjuangan keras menemukan jati diri. Kisah ini jadian bagian penting untuk sejarah Yogyakarta melalui kesenian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement