Cedera akibat kebiasaan mengisap vape alias rokok elektrik, mengakibatkan popcorn lung kali ini disebut jadi bentuk cedera yang berbeda. Sebab, alih-alih merusak kantung udara di paru-paru, remaja itu mengalami kerusakan saluran udara, yang menurut dokter, disebabkan oleh cedera paparan zat kimia.
“Ini temuan baru,” tambah Dr. Karen
Dokter Karen mengungkap, memang beberapa bahan kimia dalam vaping dapat menyebabkan cedera. Namun kali ini tim dokter fokus pada zat diacetyl karena telah terbukti menyebabkan penyakit serupa.
Empat bulan setelah keluar dari rumah sakit, remaja tersebut diketahui masih kesulitan bernapas. Menurut dr. Karen, belum jelas apakah paru-paru pemuda itu akan bisa pulih.
"Pada pasien dengan popcorn lung, itu tidak dapat diubah,” pungkas dr. Karen
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.