KABAR kurang menyenangkan bagi Anda yang menjalani perawatan kulit dengan suntik Botox untuk mengatasi kerutan dan garis-garis wajah, dan juga sekaligus sudah menerima vaksin Covid-19.
Pasalnya, ada kemungkinan treatment Botox yang telah dijalani, tak bertahan lama bagi orang-orang yang sudah divaksin. Hal ini diungkapkan lewat studi baru di Israel, yang mendapati pengguna Botox jadi lebih sering menyuntikkan botox di wajahnya setelah divaksin Covid-19, dilansir dari New York Post, Jumat (20/1/2023).
Dalam studi yang diterbitkan di Journal of Cosmetic Dermatology itu, para peneliti menyimpulkan bahwa suntikan Botox "mungkin kurang efektif" setelah orang tersebut telah mendapatkan vaksin Covid.
Studi penelitian ini sendiri digelar dengan melibatkan 45 orang peserta yang menerima suntikan Botox setiap 118 hari, sebelum divaksin Covid. Hasilnya, terlihat pada periode sudah divaksin Covid-19, rentang waktu untuk kembali disuntik Botox jadi semakin turun, menjadi setiap 96 hari.
