Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sayur Kol Goreng dalam Nasi Minyak, Sehatkah? Ini Kata Dokter Gizi!

Kevi Laras , Jurnalis-Rabu, 18 Januari 2023 |21:00 WIB
Sayur Kol Goreng dalam Nasi Minyak, Sehatkah? Ini Kata Dokter Gizi!
Viral kol goreng dalam nasi minyak. (foto: Tangkap layar)
A
A
A

MAKANAN yang tengah hits baru ini di media sosial yaitu nasi minyak. Makanan yang semua bahannya, dicampur minyak goreng bahkan sayurnya pun digoreng.

Sayur yang digoreng tersebut merupakan kol, kol goreng memang umum dikenal masyarakat karena lebih digemari, terlihat dari unggahan video itu Lantas apakah kol goreng itu bernutrisi?

 Viral nasi minyak

Menurut dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK selaku Dokter Spesialis Gizi Klinik kol atau kubis memang mengandung nutrisi. Berikut rincian kandungan nutrisi, dilansir dari Healthline.

Kalori : 22

Protein : 1 g

Serat : 2g

Vitamin K : 56 persen dari Nilai Harian (DV)

Vitamin C : 36 persen dari DV

Folat : 10 persen dari DV

Vitamin B6 : 6 persen dari DV

Kalsium : 3 persen dari DV

Kalium : 3 persen dari DV

Magnesium : 3 persen dari DV

Sementara yang viral yakni kolnya digoreng, ia menjelaskan itu akan menambah kalori. Bahkan jika dimasak terlalu lama, bisa mengurangi atau menghilangkan nutrisi ataupun vitamin yang terkandung dari kol.

"Kol sebenarnya ada gizi ya, tapi kalau digoreng lebih untuk menambah kalorinya. Dari makan tersebut, kalau dimasak berlebihan pun, sebenarnya bisa mengurangi kandungan mineral dan vitamin jadi lebih banyak yang hilang," jelas dr dalam Bincang-bincang terkait Mencegah Stunting di Jakarta, Rabu (18/1/2023).

 Nasi Minyak

Kendatinya, ia mengimbau agar menggunakan bahan masakan sayur kol, sebaiknya tidak dimasak terlalu lama. Waktu yang ideal kurang dari 3 menit, agar kandungan nutrisi tidak hilang.

Sebagaimana diketahui, manfaat dari kol menurut Healthline mengandung tinggi serat dan antioksidan. Antioksidan berfungsi sebagai perlindungan tubuh dari radikal bebas.

"Sehingga disarankan untuk memasak tidak lama-lama, cukup 2-3 menit saja ditumis, kalau kita masak lebih lama bisa mengurangi nutrisinya gitu," imbuh dr Raissa.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement