Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Aerophobia, Kecemasan saat Naik Pesawat dan Cara Mengatasinya!

Raden Yusuf Nayamenggala , Jurnalis-Selasa, 17 Januari 2023 |05:00 WIB
Mengenal Aerophobia, Kecemasan saat Naik Pesawat dan Cara Mengatasinya!
Aerophobia. (foto: Travel Pocket Guide)
A
A
A

DUNIA penerbangan kembali berduka, pesawat Yeti Airlines mengalami kecelakaan yang mengakibatkan puluhan korban tewas. Pesawat yang mengangkut 72 penumpang dan awak tersebut dikabarkan jatuh dan terbakar di Pokhara, Nepal, Minggu (15/1/2023) .

Kecelakaan maut tersebut masih belum jelas penyebabnya. Namun pada detik-detik sebelum kecelakaan, seorang penumpang dikabarkan sempat live facebook sebelum pesawat tersebut jatuh.

Aerophobia takut naik pesawat

Video live facebook dari penumpang tersebut memperlihatkan kecelakaan yang mengerikan. Sontak saja video itu pun lantas viral di media sosial.

Akibat pemberitaan kecelakaan pesawat terbang tersebut, kemungkinan besar membuat sejumlah orang yang menjadi takut dan cemas untuk naik pesawat terbang. Apalagi bagi mereka yang belum pernah sama sekali naik pesawat terbang. Dengan adanya pemberitaan seperti itu, mungkin akan merasakan ketakutan yang berlebihan atau yang dikenal sebagai Aerophobia.

Orang dengan aerofobia mungkin takut dengan berbagai aspek penerbangan, seperti lepas landas, mendarat, atau terkunci di dalam pesawat. Seseorang mungkin menyadari bahwa ketakutan tersebut tidak rasional. Hal ini karena statistik menunjukkan bahwa perjalanan udara memiliki tingkat kematian terendah di antara bentuk transportasi lainnya

Namun, penderita aerophobia tidak dapat mencari jalan keluar dari kecemasan tersebut. Nama lain untuk kondisi ini adalah aviophobia. Kebanyakan orang dengan aerophobia sebenarnya tidak takut pesawat jatuh.

Sebaliknya, ia mungkin takut akan kecemasan luar biasa yang muncul saat berada di pesawat. Antisipasi untuk terbang, atau memikirkan tentang terbang, seringkali sama mengganggunya dengan berada di dalam penerbangan itu sendiri.

Ada beberapa cara yang bisa mengatasi rasa takut naik pesawat terbang seperti yang dikutip dari Exisrecovery.

1. Pelajari Tentang Pesawat Terbang dan Penerbangan

Untuk menjauhkan rasa takut, kamu bisa mempelajari tentang proses terbang dan mengidentifikasi pikiran irasional kamu. Dengan cara mempelajari cara kerja pesawat, apa yang menyebabkan turbulensi, dan tentang berbagai suara serta sensasi yang mungkin kamu alami dalam penerbangan. Hal tersebut bisa membuat penerbangan kamu tidak terlalu menakutkan.

2. Identifikasi Pemicu Kecemasan

Tingkat keparahan aerophobia bisa sangat bervariasi bagi setiap orang. Beberapa mungkin merasa khawatir dan gemetar selama penerbangan. Sementara ada juga orang yang mengalami serangan panik sebelum menginjakkan kaki di pesawat. Untuk mengatasi kecemasan itu, kamu harus memperhatikan rasa takut yang kamu alami. Contoh, saat ketakutan lepas landas atau mendarat, teknik pernapasan bisa membantu meredakan kecemasan itu.

Aerophobia takut naik pesawat

3. Lawan Ketakutan Secara Bertahap

Melawan ketakutan secara bertahap bisa membantu kamu untuk bisa melawan ketakutan itu sendiri. Kamu bisa melawan ketakutan tersebut dengan menonton video pesawat lepas landas atau dalam penerbangan, melihat peta pelacakan penerbangan langsung, mendengarkan audio penerbangan dalam turbulensi, atau pergi ke bandara untuk menonton pesawat sungguhan. Hingga akhirnya tujuan kamu ialah melangkah ke pesawat terbang.

4. Mengalihkan Perhatian Selama Penerbangan

Kecemasan dan ketakutan mengambil alih pikiran rasional kamu dan membuat kamu sulit berpikir jernih. Bila kamu cenderung memiliki pikiran negatif, dan membuat kecemasan serta ketakutan mu memburuk, kamu bisa mengalihkan perhatian dengan membaca buku, mengerjakan teka-teki silang, bermain sodoku, bermain games, dan sebagainya, agar kamu tetap tenang.

5. Fokus dengan Tujuan Terbang Sejak Awal

Menghadapi rasa takut terbang merupakan pilihan yang berani dan membutuhkan kerja keras. Tapi saat kamu mengambil langkah besar untuk meredakan kecemasan, kamu mungkin masih merasa tidak nyaman untuk sementara waktu. Jangan biarkan hal itu membuat kamu khawatir, dan ingat tujuan awal kamu melakukan penerbangan untuk apa, apakah untuk menengok keluarga, atau menempuh pendidikan di luar negeri. Jadi, jangan biarkan ketakutanmu mengalahkan tujuan baikmu yang mengharuskan melakukan penerbangan.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement