Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erupsi hingga Lontarkan Abu 900 Meter, Begini Asal Usul Nama Gunung Kerinci

Prisca Arianto , Jurnalis-Kamis, 12 Januari 2023 |11:03 WIB
Erupsi hingga Lontarkan Abu 900 Meter, Begini Asal Usul Nama Gunung Kerinci
Gunung Kerinci di perbatasan Jambi dan Solok Selatan (Foto: Instagram/@IHCANvanJAVA)
A
A
A

Suatu hari, Calungga sang kakak, pergi berburu untuk mencari makanan di hutan. Dalam perburuan itu Calungga menemukan sebutir telur yang sangat besar di dalam hutan.

Awalnya ia ingin menunjukkan telur besar itu kepada adiknya, Calupat. Namun, karena rasa lapar yang menyerangnya dalam perjalanan pulang, akhirnya ia memutuskan untuk memakan sendiri telur besar tersebut.

Setelah selesai memakan telur tersebut, Calungga merasakan kehausan yang teramat sangat. Ia memutuskan untuk mencari air di sungai terdekat yang ada di kaki Gunung Kerinci.

Sesampainya di sana, hal aneh terjadi, Calungga tidak dapat menghilangkan rasa hausnya meskipun telah meminum air dari sungai. Bahkan, setelah ia meminum seluruh air sungai yang ada di kaki Gunung Kerinci sampai kering, ia tetap tidak bisa menghilangkan rasa hausnya.

Infografis Gunung Terpendek di Dunia

Tiba-tiba bentuk tubuh Calungga berubah, secara perlahan tubuhnya mulai memanjang dan ditumbuhi sisik-sisik emas sebesar tampah. Hingga akhirnya, Calungga telah sepenuhnya berubah menjadi seekor naga raksasa.

Dengan wujudnya yang baru itu, Calungga memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan dengan sekali putaran tubuhnya, lembah di kaki Gunung Kerinci diubahnya menjadi Danau Bento.

Tak hanya itu, dengan sekali tiupan, Calungga juga mampu menciptakan sungai di kaki Gunung Kerinci. Sungai tersebut adalah Muara Angin atau Sungai Batang Merangin. Kemudian sungai tersebut menyusut dan sisanya membentuk Danau Kerinci seperti yang ada saat sekarang ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement