Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Rumah Burung Langka, Taman Nasional Bali Barat Kembangkan Wisata Berbasis Konservasi

Sri Latifah Nasution , Jurnalis-Senin, 02 Januari 2023 |03:03 WIB
Jadi Rumah Burung Langka, Taman Nasional Bali Barat Kembangkan Wisata Berbasis Konservasi
Burung jalak Bali bertengger di pohon di kawasan penangkaran TNBB, Jembrana, Bali (ANTARA/Budi Candra Setya)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan pariwisata berbasis konservasi di Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

Dukungan itu disampaikan Sandiaga setelah menerima laporan dari Kepala Taman Nasional Bali Barat Agus Ngurah Krisna Kepakisan dan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam rangkaian kunjungan kerjanya di kabupaten tersebut, Jumat 30 Desember 2022.

Secara khusus, ia menyoroti dan salut terhadap konservasi jalak Bali yang terancam punah.

“Konservasi yang dilakukan terhadap Jalak Bali disini luar biasa, sehingga satwa itu terhindar dari kepunahan,” katanya seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (1/1/2023).

Berdasarkan laporan yang diperoleh, awalnya di alam liar hanya tersisa enam ekor jalak Bali, sementara di penangkaran 50 ekor.

“Sekarang yang ada di alam sudah mencapai 560 ekor. Itu perkembangan yang luar biasa. Karena itu kalaupun TNBB dijadikan objek wisata, harus berbasis konservasi karena di sini ada burung langka yang dilindungi,” katanya.

 

Dalam laporannya, Kepala TNBB Agus Ngurah Krisna Kepakisan mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir perkembangbiakan jalak Bali di alam melampaui target.

“Yang di alam liar awalnya berasal dari penangkaran yang dilepaskan. Sekarang sudah mulai ada yang berkembangbiak di alam, dan jumlahnya melampaui target dan perkiraan kami,” katanya.

 BACA JUGA:5 Daerah Terdingin di Jawa Barat yang Cocok Buat Refreshing, Mana Destinasi Favoritmu?

Untuk menjaga agar jumlahnya tidak menyusut, pihaknya melakukan pengawasan ketat dengan melibatkan masyarakat.

"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, jika Jalak Bali itu merupakan satwa dilindungi yang terancam punah,” katanya.

Jalak Bali, kata Bupati I Nengah Tamba, merupakan ikon Kabupaten Jembrana, sehingga pihaknya sangat mendukung berbagai upaya pelestariannya.

Ekosistem Parekraf

Dalam kunjungannya, Menteri Sandiaga meminta Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali menyiapkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kabupaten Jembrana akan dilintasi jalan tol Denpasar-Gilimanuk yang ditargetkan selesai tahun 2025. Hal itu akan berdampak besar terhadap ekonomi dan pariwisata Jembrana, karena itu harus disiapkan ekosistemnya agar kabupaten ini siap saat jalan tol tersebut selesai,” katanya.

Menurutnya, pariwisata Jembrana selama ini terkendala jarak tempuh yang jauh dari Denpasar. Namun dengan jalan tol, maka jarak tempuh tersebut akan terpangkas, sehingga wisatawan akan lebih mudah berkunjung ke ke daerah ini.

“Kami optimistis kunjungan wisatawan ke sini akan melonjak. Karena itu semua pihak harus siap,” katanya.

 Ilustrasi

Selain membahas pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta jajarannya, Sandiaga juga bernostalgia dengan warung Kuliner Betutu di Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Ia mengaku, warung betutu MenTempeh di Gilimanuk merupakan langganan keluarganya sejak dia masih kecil.

“Waktu masih SD dan SMP kalau ke Bali bersama keluarga lewat Gilimanuk, kami pasti mampir di warung ini,” katanya.

Selama di Jembrana, Sandiaga melakukan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif yaitu mengunjungi rumah tenun, dan meresmikan sirkuit all in one di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara yang salah satu fungsinya sebagai arena makepung yang merupakan balapan kerbau khas Jembrana.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement