Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asal-Usul HIV/AIDS, Ternyata dari Hewan Ini Lho!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 26 Desember 2022 |15:43 WIB
Asal-Usul HIV/AIDS, Ternyata dari Hewan Ini Lho!
Simpanse (Foto: Jane goodall institute)
A
A
A

SEJARAH HIV/AIDS dari masa ke masa dan asal-usulnya memang menarik untuk dikupas. Penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome atau HIV/AIDS termasuk masalah kesehatan global yang telah merenggut banyak nyawa.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit ini setidaknya telah merenggut nyawa 40,1 juta penderita. Sementara data yang dihimpun United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) terdapat total 38,4 juta penderita HIV dan 650 ribu orang meninggal karena AIDS pada 2021.

HIV merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. HIV yang tidak diobati mempengaruhi dan membunuh sel CD4, yang termasuk jenis sel kekebalan yang disebut sel T.

 HIV

Seiring berjalannya waktu, lantaran HIV membunuh lebih banyak sel CD4 sehingga membuat tubuh lebih mungkin terkena berbagai jenis kondisi dan kanker. Kondisi ini yang berlanjut dan tidak diobati bisa berkembang menjadi AIDS.

Lantas, bagaimana sejarah HIV/AIDS dari masa ke masa dan asal-usulnya? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan okezone berikut ini.

Para ilmuwan percaya bahwa HIV mulanya berasal dari virus khusus simpanse atau simian immunodeficiency virus (SIV) di Afrika Barat pada 1930-an. Virus ini ditularkan ke manusia melalui transfer darah saat melakukan perburuan.

Pada 1999, peneliti mengidentifikasi galur SIV simpanse yang disebut SIVcpz identik dengan galur HIV. Para peneliti memperkirakan, simpanse berburu dan memangsa monyet berukuran kecil yang terinfeksi SIV. Kedua galur virus ini lantas bergabung dan membentuk SIVcpz. Selama beberapa dekade, virus ini menyebar dari Afrika, dan ke bagian belahan lain dunia.

Sejak muncul pertama kali, pandemi HIV merebak di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, Afrika. Di sana, virus ini turut menyebar lewat pekerja migran dan perdagangan seks.

Pada 1960, pandemi HIV menyebar dari Afrika ke Haiti dan Karibia. Satu dekade berlalu tepatnya pada 1970, HIV diperkirakan masuk ke AS dan menyebar ke seluruh dunia.

HIV/AIDS kali pertama menjadi sorotan publik ketika penyakit diumumkan di AS pada 1981 silam. Saat itu, ada lima orang yang mulanya merasakan gejala pneumonia.

Penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur Pneumocystis jirovecii ini diketahui tidak berbahaya. Namun penderita yang memiliki daya tahan tubuh lemah, penyakitnya menjadi parah dan berat.

 BACA JUGA:5 Cara Agar Cepat Hamil dari Dokter Kandungan, Posisi Seks Ternyata Berpengaruh!

Setahun berselang, penyakit gangguan sistem kekebalan tubuh ini berhasil menyerang 335 orang. Dari total semua penderita, terdapat 136 penderita di antaranya meninggal dunia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement