NEW DELHI - Kanika Tekriwal mendeskripsikan dirinya sebagai ‘perempuan kampung' dengan mimpi besar di Instagram. Realitanya, dia lebih dari apa yang dideskripsikannya tersebut.
Kanika merupakan perempuan India yang terlahir dari keluarga Marwari ortodoks. Dia masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia berkat JetSetGo, perusahaan penyewaan private jet yang kini memiliki 10 armada.

BACA JUGA: Penumpang Pesawat ke Palembang Naik 20 Persen Jelang Libur Nataru
Dia mendirikan perusahaan itu bersama temannya, Sudheer Perla, pada 2012, saat usianya masih 22 tahun. Prosesnya membesarkan perusahaan tersebut tidak mudah karena dia harus berjibaku melawan kanker dalam tubuhnya.
“Penyakit itu membuatku sadar bahwa hidup sangat singkat dan aku harus berjuang untuk diri sendiri,” katanya dikutip dari VOGUE India, pada Selasa (13/12/2022).
Tak hanya itu, ide Kanika Tekriwal untuk mendirikan perusahaan sewa private jet juga ditentang habis-habisan oleh keluarga. Alasannya karena dalam keluarga Marwari ortodoks perempuan tak diizinkan bekerja di luar rumah.

BACA JUGA: Pesona Bukit Teletubbies di Tanah Toraja, Sungguh Indah Menyejukkan Mata!
Namun kanker dan penolakan keluarga tak membuat dia patah semangat. Dia punya alasan kuat untuk tetap menjalankan ambisinya memiliki perusahaan sewa pesawat pribadi di India.
Dalam wawancara dengan Times of India, dia mengaku, alasannya mendirikan JetSetGo karena melihat bisnis sewa private jet di India didominasi para broker. Imbasnya, masyarakat harus merogoh kocek dalam untuk bisa menyewa private jet.
“Karena kurangnya transparansi dan tidak tersedianya pesawat sewaan. Pada akhirnya, pelanggan harus membayar sangat mahal untuk bisa menyewa private jet,” ungkap Kanika Tekriwal.

Berangkat dari masalah tersebut, perempuan 32 tahun itu memberi kemudahan bagi masyarakat untuk terbang lebih efisien dengan harga ekonomis lewat JetSetGo. Dia juga menawarkan penerbangan dengan sistem keamanan dan kedatangan tepat waktu.
Ia berambisi menjadikan private jet dan helikopter sebagai transportasi masa depan di India. Setahun beroperasi, perusahaan yang berbasis di New Delhi itu tumbuh dengan pesat.
Berdasarkan data Zauba Corp, pendapatan perusahaan tersebut naik 600 persen hanya dalam setahun, dari Rs70 juta (Rp13,26 miliar) pada 2016 menjadi Rs500 juta (Rp94,76 miliar) di 2017. Kini setelah 1 dekade, JetSetGo menjadi operator penyewaan private jet terbesar di India.
Dari 150 operator pesawat komersial yang ada di India, mereka mengelola sekitar 80 operator di antaranya. “Perlahan, kami tumbuh menjadi perusahaan manajemen pesawat dan ketika permintaan sewa melebihi target kami memutuskan untuk membeli pesawat sendiri,” kata Kanika Tekriwal.*
(Siska Maria Eviline)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.