Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pikir Dulu Sebelum One Night Stand, Salah Satu Bahayanya Baper!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2022 |00:12 WIB
Pikir Dulu Sebelum One Night Stand, Salah Satu Bahayanya Baper!
One night stand (Foto: BBC)
A
A
A

KINI gaya hidup seks bebas, termasuk one night stand (ONS) digemari sebagian anak muda yang biasanya hidup di kota-kota besar. Seks bebas dipilih karena sebagian orang karena tidak mau ada ikatan romantis dengan satu orang saja.

Selain itu, seks bebas dipilih karena memungkinkan seseorang memiliki pengalaman fisik yang dapat di-explore lebih jauh. Namun sejatinya seks bebas tidak membawa keuntungan bagi perempuan dalam hal kesehatan mental.

 ONS

Penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung memiliki waktu yang lebih sulit daripada pria dalam mencegah ketertarikan emosional, artinya wanita mudah sekali kepincut hatinya dan melibatkan emosi dalam satu hubungan, meski hanya hubungan ONS. Akibatnya wanita bisa beper usai ONS, dan ini malah tak bagus bagi kesehatan mentalnya!

Saat berhubungan seksual, bahkan dengan pria asing sekalipun, wanita bisa punya bonding dengan partner seksnya. Namun sayangnya ini hanya terjadi pada wanita. Sedangkan laki-laki tidak ada bonding-nya. Akibatnya, wanita baper sendirian, dan si pria tidak peduli.

Hal ini terjadi karena hormon oksitosin yang dihasilkan usai berhubungan seks pada wanita jauh lebih banyak daripada pada laki-laki. Oleh karena itu tak mengherankan jika wanita lebih baper dan terikat dengan si pria usai berhubungan seks.

Ini juga kerap menjadi pemicu masalah kesehatan mental ada perempuan yang menjalani praktik seks bebas. Wanita rentan merasa dimanfaatkan secara seksual oleh pasangan ONS atau FWB. Ini bisa memicu depresi, ada rasa penyesalan yang besar, hingga malu akan tubuhnya sendiri.

"Ada orang yang menganggap seks hanya hiburan untuk bersenang-senang, tapi bagi sebagian lain tidak sebatas itu. Seks harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan perasaan. Ketidaksamaan cara pandang ini yang memicu seseorang alami masalah mental jika memilih seks bebas," terang laporan Very Well.

 BACA JUGA:Apa Benar Seks Pakai Gel Bisa Timbulkan Masalah di Organ Intim?

Seks bebas juga memicu perasaan kecewa yang amat besar. Ini berisiko sebabkan masalah ketidakpercayaan pada seseorang, yang pada akhirnya bisa membuat seseorang mengalami perasaan rendah diri atau bahkan merasa dirinya tidak berharga.

"Pada akhirnya, ini akan berbeda pada setiap orang, dan setiap keputusan memiliki konsekuensinya sendiri," tambah laporan tersebut.

"Sebab, jika seks bebas malah membuat Anda lebih bersemangat menjalani hidup dan berdaya, daripada malu atau merasa bersalah, mungkin seks bebas adalah pilihan yang bukan jadi masalah besar. Meski Anda tetap harus mempertimbangkan risiko lain yang pada umumnya lebih banyak yang tidak baiknya, termasuk penyakit seks menular," ungkap Very Well.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement