Namun, ketika ditanya mengenai identitas diri, mereka mengamuk seperti orang kesurupan. Masyarakat berspekulasi bahwa mereka berkaitan dengan tragedi pembunuhan. Pasalnya, orang gila akan menghilang ketika tragedi pembunuhan berlangsung.
Menurut hasil penyidikan, insiden tragis tersebut terjadi karena masalah politik. Sayangnya, hingga saat ini belum terungkap dalang dari pembunuhan tersebut.
Walau demikian, Banyuwangi tetaplah kota dengan ragam pariwisata menarik. Pelancong dapat mengambangi pantai, goa, keindahan hutan, dan lainnya.
Demikian sejarah kenapa Banyuwangi disebut kota santet.
(Salman Mardira)