TETANUS merupakan salah satu penyakit yang gawat darurat. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini menyerang otot dan membuatnya menjadi kaku juga tegang
Lantas, apa pengertian tetanus? Bagaimana gejala, penyebab, faktor risiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Melansir dari Healthline, tetanus atau lockjaw adalah infeksi bakteri serius yang mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan otot di seluruh tubuh menegang juga kaku. Disebut lockjaw lantaran infeksi sering menyebabkan kontraksi otot di rahang dan leher yang pada akhirnya dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Meskipun pengobatannya tersedia, hanya saja tidak efektif secara seragam. Cara terbaik untuk melindungi terhadap tetanus adalah dengan memberikan vaksin.
Masa inkubasi dari penyakit ini antara 3 dan 21 hari. Gejalanya muncul dalam 14 hari dari infeksi awal. Namun, infeksi yang terjadi bisa lebih cepat setelah terpapar dan lebih parah dan memiliki prognosis yang lebih buruk.
Melansir dari Medical News Today, tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Spora Clostridium tetani dapat bertahan lama di luar tubuh dan sering ditemukan di kotoran hewan dan tanah yang terkontaminasi. Meski begitu, dapat dimungkinkan ada hampir di mana saja.
Saat Clostridium tetani masuk ke dalam tubuh, bakteri ini akan berkembang biak dengan cepat dan melepaskan tetanospasmin, suatu neurotoksin. Ketika tetanospasmin memasuki aliran darah, dengan cepat akan menyebar ke seluruh tubuh, dan menyebabkan gejala tetanus.
Tetanospasmin ini akan mengganggu sinyal perjalanan dari otak ke saraf di sumsum tulang belakang, dan kemudian ke otot yang berujung menyebabkan kejang otot dan kekakuan.
Clostridium tetani sendiri dapat masuk ke dalam tubuh terutama melalui luka sayatan atau tusukan kulit.
BACA JUGA:Sekarang Anak Muda Gampang Terkena Sakit Asam Urat, Ini Alasannya!
Oleh sebab itu, membersihkan luka secara menyeluruh membantu mencegah berkembangnya infeksi.