Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Spot Diving Terbaik di Wakatobi, Surga Bawah Lautnya Bikin Takjub

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2022 |16:00 WIB
7 Spot Diving Terbaik di Wakatobi, Surga Bawah Lautnya Bikin Takjub
Spot diving di Wakatobi (Foto: Indonesia-Tourism)
A
A
A

5. Ali Reef Dive Site

Spot diving selanjutnya adalah Ali Reef Dive Site. Diving di sini cukup berbeda, karena Anda akan menyelam di tengah-tengah arus yang cukup deras. Maka kebanyakan yang melakukan diving di sini, mereka yang sudah profesional.

Wisatawan mancanegara (wisman), cukup banyak yang mengincar tempat diving ini. Selain bisa melihat keindahan bawah laut Wakatobi, mereka juga sekaligus bisa memacu adrenalin karena harus melawan arus.

6. Channel Dive Spot

Lalu ada Channel Dive Spot, tempat ini merupakan yang cocok bagi para pecinta olahraga air seperti diving. Meski cukup berarus, namun di sini menawarkan jumlah ikan yang banyak seperti schooling unicorn fish yang akan menemani para penyelam.

 Ilustrasi

Selain itu jika beruntung, Anda akan bertemu dengan ikan hiu dan ikan napoleon yang berukuran raksasa. Pengalaman diving Anda tentunya akan lebih berkesan, khususnya melihat keindahan bawah laut di wilayah Wakatobi.

7. Fan 38 Dive Spot

Fan 38 Dive Spot juga salah satu tempat terbaik untuk diving di Wakatobi. Berbentuk topografi, berupa lereng serta dinding jatuh dengan kedalaman 3-60 meter. Bahkan tempat ini dikategorikan diving kelas dunia lho.

Fan 38 ini cocok bagi para pecinta diving, karena terdapat keberagaman coral reef yang akan memanjakan mata Anda saat menyelam di kedalamannya. Kemudian, terdapat juga gorgonian atau karang kipas berukuran raksasa begitu pula dengan barrel sponge.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement