SAAT mendengar kata museum, mungkin yang ada di benak Anda adalah hal-hal serius yang berbau sejarah atau benda-benda artistik yang dipajang di sana.
Namun, ternyata ada beberapa museum yang menawarkan koleksi benda-benda unik yang mungkin tidak ada di daftar koleksi museum-museum yang biasanya.
Museum dengan koleksi unik tersebut akan lebih mudah diingat oleh para pengunjungnya, karena memiliki perbedaan yang mencolok dari museum pada umumnya.
Berikut 10 museum dengan koleksi paling unik di dunia yang dilansir dari Time Out;
Museum of Broken Relationships, Zagreb
Nama museum ini memang terdengar cukup suram, begitupun dengan koleksinya yang memiliki berbagai cerita di belakangnya.
Di dekat setiap benda koleksi akan dituliskan cerita tentang benda tersebut dalam sebuah catatan kecil. Benda yang dikoleksi pun bermacam-macam, seperti cincin kawin, dan bahkan kapak yang pernah digunakan untuk menghancurkan furnitur pasangannya.
Koleksi-koleksi di Museum of Broken Relationships tersebut menggambarkan refleksi cinta sepasang kekasih yang hilang.

(Foto: Instagram/@brokenships)
Cup Noodles Museum, Osaka
Ikeda, sebuah kota kecil di tepi Osaka merupakan tempat lahirnya makanan cepat saji, ramen instan, pada tahun 1958. Di tempat ini juga bisa ditemukan museum ramen yang mengisahkan perjalanan dari ramen ayam ke ‘space ramen’. Anda bisa membuat mie sendiri, membuat kemasan sendiri, dan berjalan melalui terowongan mie instan di Cup Noodles Museum.
Vent Haven Museum, Kentucky
Cukup menakutkan ketika memasuki sebuah ruangan dan melihat banyak boneka ventriloquist yang juga menatap Anda. Jika Anda menyukai sensai horror seperti tatapan boneka tersebut, Anda bisa mengunjungi Vent Haven Museum. Museum yang terletak di Kentucky ini menyimpan lebih dari 900 boneka.

(Foto: Instagram/@venthavencurator)
Namun, Anda tidak bisa langsung mengunjungi museum satu ini. Anda harus memesan tur museum 2 hari sebelumnya. Di sini juga Anda bisa mendapatkan boneka kayu, seperti boneka milik Charlie McCarthy, dan belajar teknik ventriloquist atau seni berbicara dengan perut, tanpa menggerakkan bibir.
Museo Subacuático de Arte, Cancún
Sekilas galeri bawah air ini tampak seperti kota kuno yang ditemukan kembali, atau pelabuhan yang sengaja direndam. Tapi, 'kayu ajaib' tersebut memang sengaja ditempatkan di dasar laut turis yang menyukai snorkeling dan gerombolan ikan di sekitarnya.
The American Visionary Art Museum, Baltimore
Museum ini dibuat berdasarkan gagasan bahwa tidak semua seniman hebat merupakan jebolan sekolah seni. Museum ini didesikasikan untuk seni otodidak, dan hasilnya menjadi beberapa seni paling inspiratif yang mungkin pernah Anda lihat.
Bosc de Can Ginebreda, Catalonia
Bosc de Can Ginebreda menampung lebih dari 100 patung erotis, yang dibuat dan dikumpulkan oleh pemahat Catalan Xicu Cabanyes. Seluruh koleksi tersebut dipajang di hutan yang sangat indah. Di sini Anda bisa menemukan segala sesuatu mulai dari tengkorak lingga, hingga batu besar.

(Foto: Instagram/@ynnad_zeugnimod)
Capuchin Catacombs, Sicily
Jika Anda tidak menyukai hal-hal kotor, lewati saja museum ini. Capuchin Catacombs di Palermo menampilkan sisa-sisa kematian selama berabad-abad.
Bukan hanya tengkorak, ada ribuan mayat dan mumi dalam berbagai keadaan pembusukan, banyak yang mengalami dehidrasi dan dibalsem. Beberapa koleksi kemudian ditambah sekitar tahun 1939.
Parasitological Museum, Tokyo
Parasitological Museum merupakan satu-satunya museum yang dikhususkan untuk mengoleksi parasit. Salah satu koleksinya adalah cacing pita sepanjang 9 meter, dan seluruh lantai museum digunakan untuk menggambarkan efek parasit yang menginfeksi manusia.
Devils’ Museum, Lithuania
Museum menyeramkan ini terletak di kota kedua Lithuania, Kaunas, menyimpan koleksi tentang setan. Devil’s Museum didirikan oleh seniman Antanas Zmuidzinavicius, saat ikonografi agama dilarang oleh Uni Soviet.
Koleksinya berkisar dari patung sederhana hingga pernyataan politik yang kontroversial. Banyak karyanya yang bertema Beelzebub, termasuk pemberat kertas dan pipa.
(Foto: Lithuania Travel)
Avanos Hair Museum, Turki
Seorang teman tembikar Turki, Galip Körükçü meninggalkannya di suatu tempat. Sebagai kenang-kenangan, dia memotong seikat rambutnya dan memberikannya kepadanya.
Setiap kali Körükçü menceritakan kisahnya pada wanita, mereka akan mengambil sebagian rambutnya dan memberikannya kepada Körükçü.
Sekarang museum rambut tersebut sudah berisi sekitar 16.000 helai rambut. Semuanya diberi label dengan nama dan info kontak pemasok mereka.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.