Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sosialisasi Sadar Wisata di Wakatobi, Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima

Prisca Arianto , Jurnalis-Rabu, 30 November 2022 |15:25 WIB
Sosialisasi Sadar Wisata di Wakatobi, Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf RI, Martini Mohamad Paham (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

Mewakili Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata, Koordinator Substansi Pemberdayaan Masyarakat Regional 1, Desty Murniati, mendorong peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata di desa wisata.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya penerapan Sapta Pesona, Pelayanan Prima, dan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), dan Manajemen Konflik,” ucap Desty saat menghadiri sosialisasi di Desa Wisata Kahianga, Tomia.

Analis Kebijakan Ahli Madya, Rinto Taufik Simbolon, mewakili Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf, saat membuka sosialisasi secara terpisah di Desa Palahidu Barat, Pulau Binongko, Wakatobi menekankan tentang aspek keramahan dan kemauan memberikan pelayanan terbaik.

Infografis Destinasi Wisata Super Prioritas

“Pariwisata itu mudah dan murah, cukup dengan senyum, salam, tegur, sapa. Kita juga harus bisa menghormati dan menghargai orang atau wisatawan yang datang berkunjung. Pariwisata itu jiwanya harus mau melayani. Pola pikir dan niat kita harus positif,” kata Rinto.

Sebelumnya, tahap pertama Sosialiasi Sadar Wisata telah sukses menyasar sebanyak 65 desa wisata yang dimulai sejak awal Maret 2022 dan berakhir pada Juli 2022 lalu dan telah dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan pelatihan, pembuatan proyek pengembangan desa wisata, hingga pendampingan dan apresiasi bagi pelaku pariwisata terbaik yang akan berlangsung pada akhir tahun 2023.

Sementara, tahap kedua Sosialisasi Sadar Wisata yang baru dimulai ini, akan mencakup 90 Desa Wisata berikutnya yang masih berasal dari 6 Destinasi Prioritas Pariwisata (DPP), yaitu; Danau Toba, Borobudur Yogyakarta Prambanan, Bromo Tengger Semeru, Lombok, Labuan Bajo dan Wakatobi. Total desa wisata yang mendapat manfaat dari program ini sebanyak 155 desa hingga akhir 2023.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement