TAK ada orang yang siap dan mampu bertahan ditinggal meninggal orang tersayangnya. Perasaan ini yang dirasakan oleh finalis Masterchef Indonesia (MCI), Mama Lita.
Video kisah sedihnya viral di media sosial. Dalam video itu, Mama Lita terlihat sesegukan mengenangkan sang suami, Ananda Rizky Pratama yang sudah pergi meninggalkannya untuk selamanya pada 2020 lalu.

"Sampai kapanpun kamu akan tetap di sini. Untuk suamiku yang aku sayangi kamu akan tetap ada dalam hatiku sampai kapan pun. I'm fine. Kamu tahu aku adalah seorang wanita yang kuat. Makanya kamu pergi secepat ini ya kan. Stop stop stop stop," kata Mama Lita dalam video tersebut.
Meski sudah dua tahun berlalu, namun Mama Lita masih merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian sang suami akibat kanker paru. Walaupun terlihat Mama Lita sudah bersusah payah untuk move on, namun duka itu masih begitu membekas didirinya.
Dikutip dari Vitas Healthcare, kondisi yang dialami oleh Mama Lita sangat wajar terjadi. Bahkan tak sedikit yang merasa tak mampu bisa move on dari kesedihan itu atau tidak.
Namun situs tersebut juga memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan agar bisa cepat move on dari kesedihan akibat ditinggal pasangan yang meninggal dunia. Berikut ulasannya.
1. Biarkan diri untuk berduka
Jika Anda merasa bingung saat pasangan meninggal dunia, tidak apa-apa. Itu sangat wajar karena Anda telah kehilangan sebagian dari diri Anda. Ini akan menjadi waktu yang sulit tetapi penting bagi Anda untuk berduka. Berkabung adalah ekspresi terbuka dari pikiran dan perasaan Anda. Ini adalah bagian penting dari penyembuhan.
2. Berduka dengan cara sendiri
Jangan bandingkan pengalamanmu dengan pengalaman orang lain. Ambil pendekatan satu hari pada satu waktu yang memungkinkan Anda berduka dengan cara Anda sendiri.
3. Cari teman ngobrol
Penyembuhan dimulai saat Anda dapat berbagi kesedihan dengan orang lain. Biarkan diri Anda berbicara tentang kematian, perasaan kehilangan dan kesepian Anda, dan hal-hal khusus yang Anda rindukan tentang pasangan Anda.
4. Nikmati campur aduk emosi itu
Mengalami kematian siapa pun akan memengaruhi otak, hati, dan jiwa Anda. Kebingungan, disorientasi, ketakutan, rasa bersalah, kelegaan, dan kemarahan hanyalah beberapa emosi yang mungkin Anda rasakan. Jangan terbebani jika Anda tiba-tiba mengalami masa-masa kesakitan atau kesedihan yang sepertinya datang entah dari mana. Membiarkan diri Anda belajar dari perasaan dan emosi ini membantu Anda sembuh.

5. Temukan support system
Jangkau orang-orang yang peduli dengan Anda dan bersedia berjalan bersama Anda melewati kesedihan Anda. Temukan grup pendukung yang mungkin ingin Anda hadiri. Hindari orang-orang yang kritis, menghakimi atau yang ingin memberi nasihat. Anda memiliki hak untuk mengungkapkan kesedihan Anda, tetapi Anda juga memiliki hak untuk tidak membagikannya.
6. Lakukan hal-hal ketika sudah waktunya
Ada hal-hal yang harus Anda lakukan segera, tetapi sebagian besar, jangan membuat diri Anda melakukan apa pun sampai Anda siap. Anda dapat membuat beberapa keputusan sekarang dan menunggu sebelum membuat keputusan lain. Jangan biarkan orang lain membuat keputusan untuk Anda.
7. Rayakan kenangan
Saat-saat Anda akan sangat merindukan pasangan Anda adalah hari-hari istimewa yang Anda berdua bagikan. Karena rasa sakit dan kehilangan bisa lebih besar pada saat-saat itu, mungkin bersama orang lain akan lebih membantu Bagikan kenangan Anda dengan teman-teman, jika Anda mau, tetapi tetap hargai kehidupan yang Anda dan pasangan Anda jalani bersama dengan menjaga tempat khusus di hati Anda untuk merayakan dan menghargai kenangan kebersamaan Anda.
(Vivin Lizetha)