Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cakupan Vaksinasi Polio Rendah, Gara-gara Informasi Keliru di Media Sosial?

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 21 November 2022 |07:00 WIB
Cakupan Vaksinasi Polio Rendah, Gara-gara Informasi Keliru di Media Sosial?
ilustrasi virus polio, (Foto: Shutterstock)
A
A
A

“Isu banyak dengan media sosial, TikTok, Instagram, isu tidak bertanggung jawab mudah menyebar, itu salah satu faktor," tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat perlu diedukasi lebih lanjut, lebih luas lagi agar memahami manfaat vaksin polio sekaligus seperti apa bahaya dari penyakit Polio itu sendiri.

Dokter Piprim mendorong segala pihak, seperti majelis ulama hingga pemerintah daerah dan lainnya untuk mau mengedukasi masyarakat. Mengingat dampak besar dari penyakit ini, bisa sebabkan kelumpuhan secara permanen.

"Jadi, saya kira harus kerja sama lintas sektor (untuk edukasi). Mulai dari Pemerintah Daerah dan majelis ulamanya untuk mengedukasi masyarakat," tutupnya singkat.

Sebagai informasi, saat ini Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) sudah menetapkan KLB untuk Polio. Kemenkes  mengatakan sebanyak 415 Kabupaten atau Kota di 30 provinsi berisiko tinggi terhadap penyakit polio. Hal tersebut karena rendahnya capaian imunisasi terjadi di banyak daerah, termasuk Aceh.

BACA JUGA:Menkes Imbau Pasutri Atur Waktu Kehamilan untuk Cegah Kematian Bayi: Jangan Hamil Usia Muda 

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement