10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Untuk itu, kali ini Okezone akan membahas seputar kuliner khas Surabaya yang disebut sebagai Kota Pahlawan.
Selain sebagai Kota Pahlawan, Surabaya dikenal memiliki beragam kuliner dengan cita rasa khas yang lezat. Beberapa di antaranya sudah populer dan menjadi favorit banyak orang.
Berikut kuliner khas Surabaya yang dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (10/11/2022).
Belut Khas Surabaya

(Foto Special Belut Bu Yuli: Instagram/@kokobuncit)
Hewan bertubuh licin ini memang kerap diburu untuk diolah menjadi makanan karena rasanya yang gurih. Belut Surabaya diolah menjadi berbagai bentuk hidangan, seperti penyetan, goreng saos inggris, asam manis, belut kering dan belut basah.
Belut tersebut terasa sangat nikmat tentunya, apalagi adanya tambahan irisan bawang putih dan lalapan. Selain itu, ternyata belut yang dihidangkan juga fresh dalam artian ditangkap dulu dari bak hingga kemudian menjadi masakan belut. Belut Khas Surabaya bisa dibeli di Rumah Makan Belut Khas Surabaya seharga Rp23.000 – Rp25.000/porsi.
Tahu Tek

(Foto Tahu Teck-Teck Pak H. Ali: Instagram/@nongkrong_surabaya)
Hidangan ini dinamakan Tahu Tek karena dulunya penjual berkeliling sambil mengetuk ujung penggorengan. Kemudian keluarlah bunyi tek-tek dan menjadi awal penamaan hidangan ini. Tahu Tek di Surabaya dapat ditemukan di berbagai tempat dari kampung hingga kota.
Kekhasan dari Tahu Tek terletak pada bumbu kacang yang kental dengan campuran petis. Cita rasanya gurih dan sedap, terlebih biasanya ditambahkan pula irisan kikil atau telur dan juga lontong, dijamin kenyang.
Rujak Cingur

(Foto rujak cingur Sedati Bu Aini: Instagram/@mykindafoods)
Kuliner khas Surabaya ini memiliki dua macam rujak cingur yakni rujak cingur matengan dimana semua bahannya dimasak dan rujak cingur campur buah.
Jika Anda memilih rujak cingur matengan, Anda akan dihidangkan menu lauk lontong, tauge, kangkung, tahu goreng, tempe goreng dan cingur. Namun, jika Anda memilih yang campur maka akan ditambahkan nanas, mangga muda, bengkuang dan mentimun.