LARANGAN penggunan obat sirup di Indonesia, berimbas pada jumlah pasien gagal ginjal akut (GGA) misterius. Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan penurunan kasus tidak hanya berdampak pada kasus harian, tapi juga terjadi pada kasus dirawat dan kematian.
Bahkan ada daerah seluruh kasusnya telah sembuh. Pada akhirnya angka terus menurun sampai di bawah 5 kasus.
"Pada akhir Agustus kan naik, setelah kita lakukan pengumuman dengan melarang penggunaan obat sirup atau cair, maka penambahan kasus baru maupun angka kematian menurun dengan drastis. Kalau kemarin kenaikan kasus bisa mencapai 75 sampai 100 pasien, tapi setelah tanggal 18 (Oktober) hanya 4-5 kasus, dan akhirnya sampai saat ini di bawah 5 kasus,” kata Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Sehat Negeriku Kemenkes, dikutip Sabtu (5/11/2022)

Bukan hanya itu, tren penurunan kasus dan kematian ternyata dipengaruhi kehadiran oleh antidote Fomepizole. Penawar yang diberikan kepada para pasien GGA, sebagian besar pasien mengalami perbaikan secara signifikan.