3. Menghindari makanan tertentu: Jauhi makanan yang dapat mengiritasi atau memberi tekanan pada saluran pencernaan jadi bekerja lebih keras. Mulai dari makanan tinggi lemak, makanan berminyak, makanan pedas, mengandung pemanis buatan dan makanan dengan kadar fruktosa tinggi.
4. Konsumsi probiotik: Mikroorganisme yang bermanfaat bagi sistem pencernaan, karena bisa. mendukung kerja usus dan membantu melawan infeksi. Biasanya hadir sebagai bakteri hidup dan ragi dalam beberapa yogurt dan makanan fermentasi lainnya. Dari penelitian tahun 2010, para peneliti melakukan pemantauan sistematis besar-besaran terhadap 63 studi tentang probiotik, dengan lebih dari 8000 peserta, menemukan bahwa probiotik yang aman dan tanpa efek samping, secara signifikan mempersingkat durasi pemulihan dari diare.
5. Minum obat: Beberapa obat bebas, obat OTC (over the counter) bisa dibeli. Misalnya obat antimotilitas yang diketahui bisa membantu mengurangi gejala dan mempercepat waktu pemulihan. Namun ingat, tidak semua orang cocok. Orang dengan buang air besar berdarah atau demam tak boleh sembarangan konsumsi minum obat antimotilitas, lebih baik segera periksa ke dokter.
BACA JUGA:Cedera Hamstring: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Pengobatan
BACA JUGA:Viral Sendal Jepit Kekiniian, Dijamin Super Pedas!
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.